Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin : Selamat Hari Raya Idul Fitr 1442H/2021M

Akibat Gas Bocor, 1 Karyawan Warung Makan Mengalami Luka Bakar

Akibat Gas Bocor, 1 Karyawan Warung Makan Mengalami Luka Bakar
Kondisi dapur warung paska kebakaran (doc. BPBD)
BANDAR LAMPUNG PERISTIWA

Bandar (LV) –

Akibat tabung gas bocor, rumah makan terbakar dan satu orang karyawan alami luka bakar, Kamis (29/4).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Sam Ratulangi, Tanjung Karang Pusat, , mengakibatkan salah satu karyawan mengalami luka bakar diperkirakan 70 persen di sekujur tubuhnya. Saat ini korban sudah berada di IGD RSUDAM.

Ros (40), saksi mata sekaligus karyawan warung makan tersebut mengatakan kebakaran terjadi di dapur warung tersebut.

BACA JUGA:  Dorong Politik Bersih dan Santun, Mustafa Siapkan 120 Ribu Tim Khusus

“Kalau lokasinya hanya di bagian dapur warung ini,” katanya.

Ros melanjutkan satu orang mengalami luka bakar dan terkena api ringan bagian kaki.

“Yang kena api sekujur tubuh udah ke rumah sakit, kalo saya sama beberapa orang cuma kena api tidak parah di bagian kaki,” katanya

korban yang mengalami luka bakar sekujur tubuh dalam kebakaran ini adalah Suratmi yang merupakan karyawan di warung makan tersebut.

Berdasarkan pantauan, saat ini korban sedang mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit tersebut.

BACA JUGA:  Camat Abung Tengah : Mari Lakukan yang Terbaik untuk Lampung Utara Lebih Baik

Kemudian, saat pihak pemadam kebakaran sampai lokasi, api sudah padam. Diketahui 3 mobil damkar yang dikerahkan ke lokasi kejadian.

Insiden yang berhasil dipadamkan warga sekitar ini berawal dari tabung gas yang tersambar api dari kompor gas alam yang sedang menyala.

“Tadi itu mau ganti karetnya (karet di lobang keluar gas pada tabung). Gasnya malah menyambar kompor. Posisinya kompor belum dimatiin,” jelasnya.

Pada saat mengambil karet pada tabung gas Elpiji, kompor yang belum dipadamkan merupakan kompor gas alam.

BACA JUGA:  Satgas Covid-19 Tegakkan Protokol Kesehatan di Pasar Bambu Kuning

“Terus gas yang keluar dari tabung tersambar sama api dari kompor gas alam dan membakar sekitar dapur,” ujarnya.

Saat dicek pihak PT Perusahaan Gas Negara (PGN) tidak ada kebocoran ataupun kerusakan lainnya pada kompor gas alam.

“Sudah kami cek, dan dari gas kami (gas alam) tidak ada kebocoran atau lainnya,” tuturnya.

Diperkirakan kerugian yang dialami pemilik warung mencapai Rp 10 juta, berdasarkan perkiraan pemilik.(ang)

 43 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

INDEKS BERITA

Tagged