Aktivis Prodem, Bekas Direktur LBH dan Ketua KPU Lampung Edwin Hanibal Berpulang

Aktivis Prodem, Bekas Direktur LBH dan Ketua KPU Lampung Edwin Hanibal Berpulang
(Mendiang H. Edwin Hanibal, S.H., M.H., bin Haji Adnan Hasan, wafat Selasa (12/1/2021) malam pukul 20.15 WIB di Bandarlampung. Selamat jalan, aktivis! | Foto: Twitter)
PROFIL & SOSOK

BANDARLAMPUNG-
Tokoh pembela HAM dan pejuang demokrasi, aktivis gerakan 1998, mantan direktur LBH Bandarlampung 1999-2001, mantan anggota KPU Provinsi Lampung 2003-2008, dan mantan Ketua KPU Provinsi Lampung 2008-2013, Edwin Hannibal, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa 12 Januari 2021 malam.

Edwin, dikabarkan tutup usia sekira pukul 20.15 WIB di Rumah Sakit Bumi Waras, Telukbetung, Bandarlampung.

Kabar meninggalnya sosok humble ini seketika beredar cepat di berbagai linimasa jejaring media sosial juga di grup aplikasi perpesanan singkat.

“Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rojiun. Telah meninggal dunia kakanda kami Edwin Hanibal bin Adnan Hasan pukul 20.15 WIB. Mohon dimaafkan bila beliau ada kesalahan,” bunyi petikan warta duka.

Hingga ajal menjemput, mendiang tercatat merupakan Ketua Bappilu DPW Partai Nasdem Lampung.

Menurut edar informasi, termasuk pula diiyakan oleh politisi milenial progresif Partai NasDem, mantan Direktur LBH Bandarlampung 2012-2015, kini Ketua Komisi II DPRD Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, kabar penyebab Edwin wafat usai terpapar COVID-19.

BACA JUGA:  Bikin Bangga, 4 Motif Batik Khas Lampung Mentereng di iWareBatik

Pria asal Krui, Pesisir Barat, Lampung, kelahiran 19 Maret 1965 ini alumnus SMAN 2 Bandarlampung dan Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila).

“Selamat pulang Bang Edwin Hanibal. Pengampunan dan cinta kasih Tuhan, Insyaallah Abang dapatkan,” petikan penghormatan terakhir advokat, juga mantan calon walikota Bandarlampung pada pilkada 2015 jalur perseorangan, Muhammad Yunus, di Facebooknya, disitat Selasa malam.

Sebagai advokat, mendiang seperti dicek di aplikasi vymaps.com, terakhir berkantor di Jl Gatot Subroto Nomor 81, Kelurahan Pecoh Raya, Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandarlampung.

Medio 2016 silam, bersama Ansyori Bangsaradin, dia mengundurkan diri dari bursa kandidat Ketua DPC Peradi Bandarlampung periode 2016-2021 menggantikan ketua dua periode, Abi Hasan Muan yang juga eks direktur LBH Bandarlampung 1997-1999. Saat itu, ketua terpilih, advokat M Ridho.

Selain keluarga inti yang juga tengah berjuang sembuh dari paparan virus, dan kerabat dekat almarhum warga Jl Wolter Monginsidi Gang Husein Nomor 32, Kelurahan Pengajaran, Telukbetung Utara, Bandarlampung itu, ratusan kolega almarhum semasa hidup turut melarung ungkapan belasungkawa.

BACA JUGA:  Apresiasi PERMA 1/2020, Aktivis Lampung: Korupsi Musuh Rakyat, Musuh Negara

Dari jejaring advokat, di antaranya Mahrizal Sinaga, Kabul Budiono, mantan direktur LBH Bandarlampung Indra Firsada, advokat/ketua Almisbat Lampung Resmen Kadafi, Ali Akbar, Sopian Sitepu, Ujang Tommy, YF Triassaputra, M Tomi Samantha, dan banyak lagi.

Dari kalangan akademisi, turut berduka mantan Dekan FISIP Unila Dr Syarief Makhya, Guru Besar Ilmu Hukum Perdata FH Unila Prof Dr Wahyu Sasongko, dan mantan Ketua KPU Lampung kini Jubir Rektor Unila, Dr Nanang Trenggono.

Turut berduka pula, para tokoh pers. Dari pengurus pusat PWI Bambang Eka Wijaya, ketua AJI Lampung pertama Oyos Saroso HN, Ketua JMSI Lampung juga Pemred RMOLLampung.id Hermansyah Batin Mangku, jurnalis RadarTV Lampung Hendarto Setiawan, dan banyak lagi.

Dari kalangan aktivis, mantan Ketua PRD Lampung Rahmat Husein DC, mantan pengurus KPP PRD Putra Budi Ansori dan Joni Fadli, aktivis 1998 Rifki Irawan, mantan Ketua STN Lampung Nurbaiti, mantan Ketua LMND Lampung Lamen Hendra Saputra, mantan Koordinator Kastared kini Ketum SPD Badri, Yuli Yuma, Laela Achmad, Ariana Suciati, Bela Suzantina (mantan aktivis KPAM), mantan Ketua Dema UBL Setiawan Batin PD, orang dekat Rycko Menoza, Sukma Mulyana, mantan aktivis Pussbik Bastari, pegiat antikorupsi Arifudin, pegiat lingkungan Eddy Karizal, Pinum RMOL DKI Jakarta Nizwar Affandi, mantan Ketua Komnas HAM SN Laela.

BACA JUGA:  Legislator-Senator Muda Lampung Maknai Idul Adha

Dari jejaring politisi, M Alzier Dianis Thabrani, Heri Wardoyo. Ada pula filantrop Dr Andi Desfiandi, Ketua DPD Pejuang Bravo Lima Lampung Ary Meizari Alfian, Seli Fitriani, dan aktivis perempuan Primadani Mofa Carepobuka.

Hingga warta ini naik siar, belum didapat info pasti kapan dan dimana jenazah mendiang akan dimakamkan.

Selamat jalan aktivis, selamat jalan pejuang. Beristirahatlah. Salam reformasi total! [red/Muzzamil]