Berdayakan Masyarakat Bengkulu, PNM Resmikan Sarana Belajar “Rafflesia”

Berdayakan Masyarakat Bengkulu, PNM Resmikan Sarana Belajar “Rafflesia”
NASIONAL

BENGKULU SELATAN, (LV) PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan meresmikan sarana belajar Ruang Pintar “Rafflesia” di Desa Pantai Pasar Bawah, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan pada hari Rabu, 7 September 2022. Pembukaan Ruang Pintar di Desa Pantai Pasar Bawah secara simbolis diresmikan oleh Hatni Resmi Sari selaku Wakil Pemimpin Cabang PNM Bandar Lampung. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Perwakilan dari Lurah Pasar Bawah, Sri Yani sebagai Kasie Tantrib dan Septi Erlinda Puspita sebagai Kasie Pembangunan.

Secara berkelanjutan, PNM membuka Ruang Pintar melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Ruang Pintar di Desa Pantai Pasar Bawah dibuka untuk memfasilitasi anak-anak dari nasabah PNM Mekaar dan masyarakat sekitar untuk belajar atau kegiatan lainnya secara daring. Ruang Pintar yang telah dibuka di Desa Pantai Pasar Bawah meliputi laptop, printer, akses internet, paket gizi, buku, alat tulis. Melalui Ruang Pintar yang disediakan selama 1 tahun untuk anak-anak dari nasabah PNM Mekaar dan masyarakat sekitar, PNM berharap ikut berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat prasejahtera yang kesulitan untuk belajar online, khususnya di Desa Pantai Pasar Bawah.

“Dengan adanya Ruang Pintar ini, kami berharap dapat membantu mengurangi beban pengeluaran orang tua yang anaknya melakukan kegiatan pembelajaran jarak jauh. Ruang Pintar juga diharapkan berperan besar dalam melakukan pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan aksesibilitas informasi melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet untuk anak-anak dari nasabah PNM dan warga Desa Pantai Pasar Bawah” ujar Hatni.

Sebagai informasi, hingga 5 September 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 138,98 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 12,61 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.500 kantor layanan PNM Mekaar dan 688 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 422 kabupaten/kota, dan 5.640 Kecamatan.(*)