Dandim 0105/Abar Kunjungi Desa Terpencil di Pante Ceureumen

Dandim 0105/Abar Kunjungi Desa Terpencil Di Pante Ceureumen
ACEH BARAT

Aceh Barat, (LV) –

Dandim 0105/Abar Letkol lnf Dimar Bahtera, S.Sos., M.A.P., melaksanakan anjangsana ke Desa terpencil guna mengecek secara langsung kondisi infrastruktur Jembatan Besi Gantung Permanen sebagai akses penghubung menuju Desa Sikundo Kecamatan Pante Ceureumen yang telah dibangun sejak 2017 silam, Senin (14/6/2021).

Desa Sikundo atau yang saat ini telah diubah nama menjadi Desa Adat merupakan sebuah Desa terpencil yang terletak di Kecamatan Pante Ceureumen Kabupaten Aceh Barat. Desa ini dihuni oleh 53 Kepala Keluarga (KK).

Meskipun terpencil, namun untuk menuju ke Desa Adat tersebut sangatlah mudah dikarenakan adanya Jembatan Gantung Besi permanen yang di bangun oleh Pemerintah pada tahun 2017 dan selesai pada tahun 2018. Sejak itulah warga di Desa tersebut tidak terisolir lagi hingga kini.

Baca Juga:  Masyarakat Gelar Sholat Ghaib Untuk Korban Hilangnya KRI Nanggala - 402

Sebagai Tokoh Masyarakat setempat, Jauhariah menerangkan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Besi Permanen ini di mulai dari Tahun 2017 dan rampung pada Tahun 2018 dengan menggunakan dana APBK Kabupaten dan APBA Provinsi. Yang pengerjaannya melibatkan Pemerintah Daerah Atau Pemda, TNl dan Polri.

Dalam kesempatan ini juga, Dandim 0105/Abar Letkol lnf Dimar Bahtera yang didamping Perangkat Desa berkesempatan menjelajahi dan menjajaki keindahan alam yang di miliki Desa Adat tersebut. Sekaligus meyakinkan keberadaan Jembatan Besi Permanen yang sempat viral melalui akun maestream maupun Media Sosial.

Baca Juga:  Jelang Penutupan TMMD,Keluarga Asuh Merasa Kehilangan

Dari atas Jembes Gantung tersebut, Dandim terhenyak dan berdecak kagum atas potensi keindahan alam sejauh mata memandang. Seketika Dandim berniat ingin membangkitkan dan memperkenalkan Desa Adat sebagai icon atau destinasi wisata baru di Aceh Barat.

“Disini banyak potensi Sumber Daya Alam maupun pemandangan indah yang layak dijadikan sebagai wisata alam. Air yang jernih, hutan yang asri, arus sungai yang menantang adrenalin, yang jika dikelola dengan baik maka dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dan bisa mengangkat Desa Adat ke level yang lebih tinggi serta akan makin di kenal”, ucap Dandim.

Baca Juga:  Jelang HUT RI Ke-75, Sertu Zulkarnaini Latih Tim Pengibaran Bendera

Dalam hal ini, Dandim berjanji akan mendukung kemajuan Desa Adat. Namun Dandim juga berpetuah, bahwa kemajuan daerah tidak semata harus sepenuhnya mengharapkan Pemerintah.

“Dengan adanya jembatan ini, Kami mengajak masyarakat untuk berupaya maju agar bisa setara dengan Desa lainnya. Dengan mencari alternatif untuk mencapai kesejahteraan, baik melalui pemikiran, gagasan, kreativitas dan keterampilan yang dimiliki. Mari kita berbenah dan bangkit melalui program 4 P yakni Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Pariwisata”, pungkasDandim. (R/YP)

 50 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Baca Juga Artikel Terkait