Dandim Sragen Hadiri Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam Di Kabupaten Sragen

JAWA TENGAH

Sragen,-

Bertempat di Halaman Pemkab Sragen Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Inf Yoga Yastinanda, S.I.P melaksanakan Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam di Kabupaten Sragen Tahun 2022. Sebagai Pimpinan Apel Bupati Sragen dr. Hj.Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan sebagai Komandan Apel AKP Siswanto,SH (Kapolsek Sragen kota) dan sebagai penanggungjawab kegiatan Agus Cahyono, STTP (Ka BPBD Kab. Sragen).
Sebanyak 650 personel diapelkan dalam kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Sragen, Rabu (26/10/2022).
Ratusan personel yang terlibat dalam kebencanaan itu siap menghadapi potensi bencana angin kencang, banjir, dan tanah longsor di Kabupaten Sragen.

Baca Juga:  Tim Wasev Nyatakan Puas Dengan Pengecoran Jalan TMMD

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menjadi pembina dalam apel tersebut. Apel itu diikuti unsur sukarelawan kebencanaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, pramuka, Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, PMI, PLN, kepala desa, lurah, dan seterusnya.
“Yang diwaspadai angin kencang, banjir, dan tanah longsor. Sekarang hampir setiap sore hujan dan semoga bencana angin kencang yang melanda 8 Oktober 2022 lalu tidak terulang lagi karena ada 85 pohon yang tumbang, rumah rusak, sekolah, puskesmas, dan gedung DPRD juga ikut rusak. Yang rusak parah bisa dibiayai dari belanja tak terduga itu, terutama sekolah, puskesmas, dan DPRD,” jelas Bupati.

Baca Juga:  Edukasi dan Pembagian Masker Terus di Gencarkan

Yuni, sapaan akrab Bupati, semua tim kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi sudah siap. Yuni sempat mengecek perlengkapan dan armada yang digunakan dalam penanganan bencana alam.
Yuni menyatakan bagi sukarelawan kebencanaan yang belum lengkap peralatannya akan mendapat bantuan peralatan, seperti sukarelawan KWS, Santana, dan sukarelawan lainnya. Yuni meminta Kepala Pelaksana BPBD Sragen Agus Cahyono untuk mengajukan proposal.
“Ayo semua warga Sragen waspada dan cegah dini. Pahami betul kondisi lingkungan masing-masing. Saya sudah minta pohon-pohon yang rawan tumbang dipangkasi,” jelasnya.

 51 kali dilihat