“De Jayagiri” Mengangkat Kearifan Lokal Budaya Sunda Padjadjaran Tempo Doeloe

“De Jayagiri” Mengangkat Kearifan Lokal Budaya Sunda Padjadjaran Tempo Doeloe
JAWA BARAT PROFIL & SOSOK

Bandung Barat, visual.com-
De Jayagiri Padjadjaran adalah salah satu objek wisata Legendaris Hutan indah Jayagiri di Lembang Bandung Barat, tempat wisata hutan Jayagiri yang pernah berjaya di era tahun 60,70,80 dan 90. Sehingga tempat ini pernah dijadikan tempat diciptakannya lagu nostalgia “ MELATI DARI JAYAGIRI “ oleh Sam Bimbo di Lokasi hutan Jayagiri anak gunung tangkuban perahu.

“De Jayagiri” Mengangkat Kearifan Lokal Budaya Sunda Padjadjaran Tempo Doeloe

Kawasan wisata alam hutan indah Jayagiri perhutani Bandung Barat dengan luas 10,11 Hektar yang terletak di kaki gunung tangkuban perahu ini, konon memiliki sejarah cerita rakyat yang telah melegenda di tanah parahyangan Padjadjaran yaitu kisah “ Sangkuriang dan Dayang Sumbi “ .

“De Jayagiri Padjadjaran” kini hadir sebagai wana Wisata Legendaris Hutan indah Jayagiri dengan konsep gangkat kearifan lokal budaya sunda Pajajaran tempo doeloe”.

BACA JUGA:  Hj. Anita Putri, S.Hi: Hidup Adalah Proses Belajar

“De Jayagiri” Mengangkat Kearifan Lokal Budaya Sunda Padjadjaran Tempo Doeloe

Dengan suasana alam hutan pinus yang indah dan asri dan alami serta udara yang sejuk terdengar suara kicauan burung burung dan alunan musik tradisional kecapi suling padjadjaran tempo doeloe.

Tak berlebihan memang, bak surga dunia di sini para wisatawan bakal dimanjakan dengan sejumlah wahana dan fasilitas excellent/tradisional budaya padjadjaran kuno. Tak heran jika wana wisata yang satu ini tidak pernah sepi pengunjung baik di hari libur maupun hari kerja sejak era 60,70,80 dan 90.

“De Jayagiri” Mengangkat Kearifan Lokal Budaya Sunda Padjadjaran Tempo Doeloe

Sebagai objek wisata Legendaris yang didalamnya terdapat beberapa wahana yang arik dan unik di kawasan hutan indah Jayagiri ini terbilang komplit dan masuk untuk semua seg usia.

Mulai dari wisata edukasi, outdoor activity, camping ground, spot selfie, taman melati Poppy Ervina,Taman Labirin obor bambu,Pondok rumah kayu, komplek pondok suku baduy, arena musik tradisional kecapi suling, arena sisingaan, kuda lumping, arena memanah tradisional padjadjaran.

BACA JUGA:  Mutasi Virus Corona, Menkes: Disiplin Protokol Kesehatan Harus Terus Dijalankan

“De Jayagiri” Mengangkat Kearifan Lokal Budaya Sunda Padjadjaran Tempo Doeloe

Selain Arena Memanah, ada juga edukasi kopi khas Jayagiri, edukasi susu murni, taman buah buahan, arena ATV Dewasa, arena ATV Anak-anak, simulasi, arena mobil remote control, perang Paintball, dan lain lain. Tersedia juga rumah kayu, Pondok-pondok kayu yang unik, bagi para pelancong yang ingin cicipi nikmatnya suasana malam di tengah hutan indah di “ De Jayagiri Padjadjaran“

“De Jayagiri” Mengangkat Kearifan Lokal Budaya Sunda Padjadjaran Tempo Doeloe

Wana wisata Legendaris De’jayagiri Padjadjaran ini memiliki konsep pengelolaan yang berbeda dengan Tempat-tempat wisata lainnya. Dengan prinsip Silih asih, silih asih dan silih asuh.

Pihak pengelola, perhutani, LMDH (Lembaga masyarakat desa hutan) Jayagiri dan masyarakat Desa jayagiri mampu bekerja sama dengan kompak dengan penuh rasa kekeluargaan.

BACA JUGA:  Tim Gabungan Patroli PPKM Terus Himbau Warga

“De Jayagiri” Mengangkat Kearifan Lokal Budaya Sunda Padjadjaran Tempo Doeloe

Silih asah, silih asih dan silih asuh, pihak pengelola “De Jayagiri Padjadjaran “ gizinkan dan mempersilahkan kepada masyarakat Desa Jayagiri untuk membuat warung, serta dapat berjualan berbagai makanan khas sunda Padjadjaran tempo doeloe.

“De Jayagiri” Mengangkat Kearifan Lokal Budaya Sunda Padjadjaran Tempo Doeloe

Ada hal unik lainnya yang berbeda di tempat wisata lainnya,”De Jayagiri Padjadjaran” membangun sebuah masjid Kuno model padjadjaran tempo doeloe dan juga ada Pondok Yatim Piatu dan kaum Duafa untuk diasuh dan dididik jadi hafiz Al quran.

“De Jayagiri” Mengangkat Kearifan Lokal Budaya Sunda Padjadjaran Tempo Doeloe

Dengan konsep tersebut ternyata berdampak besar bagi masyarakat sekitar, dan lingkungan. Baik secara ekonomi, ilmu pengetahuan maupun kelestarian alam di hutan Legendaris De’jayagiri Padjadjaran.
Dilansir : Zani
Editor: Basri/YP

 147 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

INDEKS BERITA

Tagged