Komisi III Akan Panggil Satuan Kerja yang Terkait Keluhan Pedagang Di Plaza Bandar Jaya

LAMPUNG TENGAH

Lampung Tengah,Lampungvisual.com-Hasil sidak Komisi III DPRD Lampung Tengah di plaza Bandar jaya akan panggil Satker terkait dan pihak pengembang karena  keluhan pedagang  saat musim hujan adanya toko yang tergenang air (7/3/17).

Tinjauan langsung kelapangan komisi III DPRD Lampung Tengah yang di pimpin ketua komisi III banyak menemukan kejanggalan baik dari segi pembangunan maupun sistem saluran air yang tak beraturan dan banyak nya sampah yang berserakan.

Seperti yang di sampai kan ketua komisi III zainul Arifin  mengungkapkan kekecewaannya di depan awak media yang ikut serta dalam sidak tersebut.”Kami akan agendakan untuk memanggil pihak satuan kerja terkait dan pihak pengemang prihal temuan kami atas laporan dan keluhamasyarakat ini,”ujar zainul.

Baca Juga:  Hut Ke 45 DPC PDI Perjuangan Lamteng Berbagi Bersama Rakyat

Tambah zainul, di belang plaza bandar jaya juga di temukan saluran yang tersumbat yang dapat berdampak banjir dan komisi III juga memberikan solusi kepada dinas pasar dan pengembang agar mereka mengadakan rapat internal.”Agar mereka mencari solusi terbaik supaya Paza bandar Jaya ini menjadi ikon nya pasar-pasar yang  ada di Lampung Tengah,”jelas Zainul Arifin.

Setelah melakukan peninjauan di plaza bandar jaya komisi III lansung melakukan sidak di dinas cipta karya yang menangani bidang iragasi dan saluran draynase, komisi III juga mendatangi dinas Bina Marga meminta untuk segera turun ke lapangan menindaklanjuti semua yang di keluhkan masyarakat.”Tentu nya tidak hanya Plaza pasar bandar jaya saja, ke seluruh pasar yang ada di Lampung Tengah karena mengingat cuaca saat ini yang cukup ekstrim kami berharap dinas terkait langsung turun ke lapangan,”tegas Zainul Aripin. Meninjau dan membenahi apa yang menjadi tanggung agar plaza bandar jaya tetap terjaga dan menjadi ikon nya pasar pasar di lampung tengah. (Iswan)

 506 kali dilihat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.