“Menjadi Petani Yang Tangguh Dan Mandiri”

LINTAS DESA TANGGAMUS

Tanggamus, visual.com-

Dalam rangka ingkatkan kemampuan nasabah UlaMM dalam hal manaja pertanian buah-buahan, PT. Permodalan Nasional Madani Cabang gadakan pelatihan bertajuk “jadi Petani yang Tangguh dan Mandiri” bertempat di Taman Wisata Muara Indah Kabupaten Tanggamus, pada Kamis (12/7/18).

Wilayah Kota Agung Kabupaten Tanggamus merupakan pertanian dengan mata pencarian utama merupakan petani pepaya. Saat ini, pepaya california merupakan produk unggulan dan kebutuhan untuk dikirim ke kota besar di Pulau Jawa, akan tetapi disaat tertentu harga pepaya california bisa anjlok dikarenakan melimpahnya hasil panen dengan kwalitas buah yang kurang bagus serta hama lalat buah yang yebabkan kulit rusak.

BACA JUGA:  Alami Tren Kenaikan, Presiden Ingatkan Kepala Daerah di Riau Tekan Laju Penyebaran COVID-19

Dari permasalahan yang dihadapi tersebut maka kelompok petani dan pengepul pepaya berharap bisa gembangkan usaha alternative yang sesuai dengan potensi dan bisa memanfaatkan pepaya yang afkir tapi masih layak konsumsi untuk dijadikan produk olahan yang awet dan tahan lama atau bermanfaat untuk produk turunan lainnya. Selain produk olahan turunan, pepaya buah tersebut dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai jual.

Dan selama ini petani pepaya california belum pernah dapatkan pendampingan maupun pelatihan tentang budidaya pepaya california yang baik dan benar, teknik pemupukan dan perawatan serta aplikasi obat pertanian yang benar.

Pada pelatihan ini PNM ghadirkan narasumber dari Bp. Prof. Dr.Ir.Soni Isnaini. MP, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Holtikultura Kabupaten Tanggamus Provinsi . PNM tidak hanya memberikan pembiayaan usaha, namun juga disertai dengan pendampingan dan jasa manaje.

BACA JUGA:  Pemdes Desa Negari Ujung Karang giat membangun desa

Tentang PT. Permodalan Nasional Madani (Persero)

PNM merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan, pendampingan dan jasa manaje kepada pelaku usaha ultra mikro, mikro, kecil dan engah (UMKM).

PNM memiliki dua produk unggulan, yaitu Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang khusus memberikan pembiayaan usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil dan engah yang disertai dengan program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU).

Program PKU memberikan pelatihan, pendampingan serta jasa aje kepada nasabah ULaMM yang disesuaikan dengan kebutuhan para nasabah, program ini jadi keunggulan PNM yang membedakan dengan lembaga pembiayaan lainnya.

BACA JUGA:  Kepala Desa Banjar Negeri Berharap Menjaga Pembangunan Warga Ucapkan Terimakasih

Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) merupakan produk pembiayaan usaha yang diberikan kepada kelompok perempuan prasejahtera produktif pelaku usaha ultra mikro.

Saat ini PNM memiliki 2.464 kantor layanan, yang terdiri dari 64 kantor cabang PNM, 630 kantor layanan ULaMM dan 1.770 kantor cabang Mekaar.

Untuk PNM Cabang sendiri memiliki 16 kantor ULaMM dan 81 kantor cabang Mekaar, dengan total penyaluran pembiayaan ULaMM Rp.373 Milyard dan Mekaar Rp. 187 Milyard. (*)

 7,040 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

INDEKS BERITA

Tagged

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *