Pejuang Pertanian Aceh Barat Panen Raya Di Hamparan Sawah Wilayah Kecamatan Bubon

Pejuang Pertanian Aceh Barat Panen Raya Di Hamparan Sawah Wilayah Kecamatan Bubon
ACEH BARAT

Aceh Barat , (LV)- Program ketahanan pangan yang digagas oleh Ketua RTA (Rumah Tani Amiruddin) dan Dandim 0105/Abar Letkol lnf Dimar Bahtera, S.Sos., M.A.P., kini mulai menuai hasil. Setelah melewati tahapan penanaman dan perawatan, bertempat di Lahan pertanian hamparan Sawah yang berlokasi di Desa Kuta Padang Kecamatan Bubon dilakukan Panen Raya (Farm Field Day), Kamis (11/8/2022) Panen raya kali ini terealisasi berkat kerja sama antara Rumah Tani Amiruddin (RTA), Kodim 0105/Abar, lnsan Pertanian dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebagai upaya untuk menguatkan kedaulatan pangan di Kabupaten Aceh Barat. Sebagai Tokoh Pertanian yang juga sekaligus Ketua RTA, Amiruddin ST saat membuka acara seremonial mengatakan bahwa Pertanian menjadu jawaban dari aktivitas Pemerintah yang secara kasat mata meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Buktinya, profesi Petani menjadi salah satu profesi yang tetap kuat bertahan pada saat di terjang gelombang Covid - 19. "Hari ini Kita telah membuktikan bahwa usaha dan niat Kita untuk meningkatkan kesejahteraan Petani telah memetik hasilnya melalui panen raya. Tentunya, ini semua merupakan kebahagiaan dan keberhasilan Kita bersama. Kita berharap kedepan Kabupaten Aceh Barat bisa menjadi daerah percontohan di sektor Pertanian yang mana telah menggalakkan Program Tanam Padi Tiga kali dalam setahun", ujar Amirudin Dirinya juga mengajak masyarakat terutama para Petani untuk memiliki keinginan dan kemauan yang kuat agar Program ini terus berlanjut. "Kami saat ini telah miliki Alat Pertanian Modern yang berteknologi canggih. Setidaknya sudah ada 7 Unit Mesin Combine yang bisa memotong Padi dengan cepat. Bibit yang Kita gunakanpun cukup bagus dan berkualitas", imbuhnya lagi Sementara Dandim 0105/Abar yang turut berjuang menguatkan kedaulatan pangan sangat mengharapkan wadah panen raya ini akan menjadi motivasi kepada seluruh Petani yang ada di Kabupaten Aceh Barat. "Progres ketahanan pangan yang Kita genjot ini bisa dijadikan cermin oleh Petani - Petani untuk lebih giat dan bersemangat untuk turun ke Sawah - Sawah dan membangunkan kembali Lahan - Lahan tidur untuk ditanami memanfaatkannya seoptimal mungkin. Apalagi Pemprov Aceh akan menerbitkan Qanun tentang Komoditas Aceh yakni ekspor SDA dari Aceh harus melalui Pelabuhan Aceh dan tidak di luar Provinsi Aceh. Yang tentunya ini akan menguntungkan para Petani", papar Dandim Dalam kesempatan ini juga, Dandim mengatakan telah memiliki Satgas Ketahanan Pangan yang berkolaborasi dengan RTA dan Dinas Pertanian Aceh Barat. "Kita telah menjalankan Program Tanam Padi Tiga kali dalam setahun. Namun masih ada kendala minimnya sumber air, untuk itu Kami berharap kepada Kadis Pertanian agar bisa memprogramkan Normalisasi Sungai sebagai pendukung peningkatan produktivitas tanaman Padi. Rancang juga mekanisme jangan sampai banjir akibat air sungai melimpah yang tentunya sangat berdampak buruk. Semoga kolaborasi ini tetap sulit sehingga kedaulatn pangan di Aceh Barat tetap bertahan", harap Dandim. (*)