Pemkab Tubaba Meminta Bulog Lakukan Operasi Pasar, Catat Tanggalnya

Pemkab Tubaba Meminta Bulog Lakukan Operasi Pasar, Catat Tanggalnya
TULANG BAWANG BARAT

Tulang Bawang Barat (LV) - Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) bidang Perekonomian, meminta pihak Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Menggala, untuk melaksanakan Operasi Pasar dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat atas indikasi kenaikan harga di beberapa komoditas.

Suwardi, Kepala Bagian Perekonomian Tubaba, mengatakan Operasi Pasar yang digelar atas permintaan Pemkab, dengan tujuan menstabilkan harga komoditi yang telah menjadi regulasi oleh Bulog.

" Kegiatan itu tentunya untuk menyikapi harga yang telah ditentukan oleh Bulog, agar harga jual pasar menjadi stabil untuk menunjang perputaran perekonomian masyarakat," ucapnya. Selasa, (06/09/2022) melalui seluler.

Lanjutnya, Operasi Pasar tersebut akan dilakukan selama dua hari. " Menyikapi kenaikan di beberapa produk komoditi itu, kami akan mendampingi Bulog melaksanakan Operasi Pasar di beberapa titik sentral jual beli yang ada di Tubaba, dimulai pada hari Kamis hingga Jumat 8-9 September nanti," jelasnya.

Selain Operasi Pasar nantinya pihak Bulog akan melaksanakan Bazzar beberapa bahan pokok yang bisa di dapatkan masyarakat dengan harga relatif murah.

"Adapun barang yang akan di jual sebanyak empat item yakni, Beras, Gula, Minyak Goreng dan Tepung Terigu," terang Suwardi.

Dia menjelaskan, untuk rincian harga nya sebagai berikut, Gula Rp.13.000 per kg, Minyak Goreng Rp.12.500 per kg, Tepung Terigu Rp.10.000 per kg dan Beras Rp.42.000 per 5 kg.

" Untuk titik Bazzar akan dilakukan di Pasar Pulung Kencana pada tanggal 8 dan di Pasar Daya Murni pada tanggal 9. Kita lihat antusias masyarakat banyak tidak yang beli. Kalau antusias nya banyak kedepannya kita akan berkoordinasi lagi kepada bulog untuk mengadakan bazar kembali dan tidak menutup kemungkinan barang-barang yang akan kita jual kita tambah produk nya" ungkapnya.

Mewakili Pemkab, Suwardi berharap masyarakat jangan panik dengan adanya kenaikan beberapa Komoditi. (R/YP)