Petani NasDem Disarankan Tanam Jagung Manis

Petani NasDem Disarankan Tanam Jagung Manis
LINTAS DESATULANG BAWANG BARAT

LAMPUNGVISUAL.COM-Menjelang bulan suci Ramadhan biasanya masyarakat haus akan makanan dan buah-buahan. Termasuk mangga, semangka, melon serta palawija termasuk Jagung manis. Meski demikian, petani di Kabupaten Tulang Bawang Barat  masih banyak yang enggan beralih menanam palawija pada musim kemarau. Mereka tetap memilih menanam padi meski tanah pesawahan menggunakan irigasi teknis yang airnya terkadang kurang mencukupi. Bahkan saat diminta mengisi kuesioner mengenai kemungkinan menanam jagung, kebanyakan petani tidak mengisinya.

“Mungkin mereka belum tahu bagaimana keuntungan menanam jagung. Dibanding padi, di musim kemarau, menanam jagung malah lebih jelas perhitungannya,” kata Anggota DPRD Tubaba Gunawan Agung Kuncoro, SH,  Kamis (11-05-17).

Menurut politisi partai NasDem ini, sejak penanaman jagung dimulai, petani dapat memperhitungkan jumlah biaya operasional yang harus dikeluarkan. Ia mencontohkan kalkulasi untuk masa tanam di lahan satu hektar akan menghabiskan Rp 4 Juta. Sedangkan, biaya pasca panen seperti memetik, memipil, dan menjemur jagung diperkirakan sebesar Rp 6 Juta.

Baca Juga:  Pembacokan Kepala SDN.04 Karta Ini Komentar Ketua SMSI Tubaba

Dari masa tanam hingga masa panen menghabiskan waktu 100 hari. Prediksi capaian panen jagung per hektarnya sebanyak 16 ton. Jika jagung tersebut dipipil, maka kemungkinan menjadi jagung bersih sekitar 50 persennya. “Dengan harga jagung seperti sekarang yaitu Rp.3-4 ribu per kilogram dan capaian panen sebanyak itu pasti bisa menutup biaya operasional yang dikeluarkan ” ujarnya.

Iwan sapaan akrab pria ramah ini menyebutkan pasar jagung itu sudah jelas. Jagung hasil panen di lahan seluas 5 kektar dipasarkan untuk pakan ternak di kabupaten Tulang Bawang Barat dan sekitarnya.,

selain jagung pipil, dirinya juga mengungkapkan jika petani bersedia menanam jagung manis pasti lebih untung, karena saat musim panen harga jagung manis di Tulang Bawang Barat umumnya berkisar Rp750-Rp1.500/tongkol.

Baca Juga:  Bersama Warga Dan Karang Taruna Perangkat Desa Kertajaya Lestarikan Budaya Gotong Royong

” Pedagang Jagung manis yang sering memasarkan jagungnya ke Dayamurni merupakan petani asal kecamatan Abung Surakarta, dan langsung dikerubungi warga yang hendak membelinya. “Kita mau merayakan Tahun Baru dengan bakar jagung,”pungkasnya.

Dirinya juga akan melakukan pembinaan terhadap petani yang merupakan kader partai NasDem serta masyarakat umum. Petani binaan partai NasDem  nantinya akan dibina agar kesejahteraan mereka terpenuhi. Pantauan Lampungvisual.com, harga jagung di pasar Dayamurni berkisar Rp1.500- Rp2.000/togkol. Jagung itu didatangkan dari luar Tulang Bawang Barat  seperti dari Kabupaten Lampung Utara.

Sementara itu salah satu petani di kecamatan Gunung Agung Suroto, mengungkapkan  dirinya enggan menanam jagung lantaran bibit jagung saat ini mahal. Maka dirinya memilih menanam padi. ” sebenarnya saya suka mas menanam jagung apalagi jagung manis karena panen relatif singkat. tpi gimana harganya mahal, belum lagi upah tanam dan juga pupuknya harus menggunakan KCL dan pupuk lainnya” pungkasnya.

Baca Juga:  Asisten II Bidang Pengembangan Ekonomi Kab Tubaba Menggelar Rakor Pendapatan

Diketahui harga Benih Jagung Manis sebagai untuk jenis Bonanza F1, Rp.130.000, Bonanza 9 F1, Rp.105.000 dan jenis Secada F1 Rp.130.000 (GB).

 1,805 kali dilihat

3 thoughts on “Petani NasDem Disarankan Tanam Jagung Manis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.