PMII Tubabar dan Tuba Gelar HUT KE-57

TULANG BAWANG BARAT

Tulang Bawang, Lampunvisual.com-Ratusan kader PMII dari berbagai cabang memperingati Hari Lahir Ke-57, termasuk cabang Tulang Bawang, dan Tulangbawang Barat Provinsi Lampung.

Mengutip pernyataan Ketua Umum PMII Aminuddin Ma’ruf bahwa PMII yang harusnya sudah mulai mengampanyekan khittah untuk menjadi badan otonom NU. Ketum PMII tersebut dilansir berbagai media massa mengharapkan, PMII kembali ke khittah, menurut Aminuddin, karena mandat alim ulama kepada PMII, yaitu sebagai kepanjangan tangan untuk syiar dakwah Islam Ahlussunah wal Jamaah tempatnya di kampus.

Demikian diungkapkan Ketua panitia Harlah PMII Tulang Bawang, Dwi Wahyuni, Minggu(29-04-2017) di sekretariat PMII Tuba. Selain itu harlah tersebut juga bertujuan untuk mengenang perjalananan PMII pada masa lampau. Selain itu untuk mempererat tali silaturrahmi antar mahasiswa yang tergabung dalam PMII.

Baca Juga:  Peringati Hari Sumpah Pemuda ke 91 Sekdakab Tulang Bawang Barat Menjadi Pembina Upacara

“Selamat Harlah PMII yang ke-57 dan sekaligus menjelang kongres, semoga PMII dapat tetap kuat dan teguh dengan paham Ahlussunah wal-Jama’ah. Saya juga mengharapkan PMII tidak hanya memperbanyak kuantitas, tapi juga memperkuat kualitas anggota di semua lini. Jika PMII tidak hanya kuat dalam kuantitas anggota, tapi juga kualitas, akan mampu melahirkan penemuan-penemuan ilmiah yang berguna bagi bangsa” pungkasnya.

Sementara itu pengurus IKA PMII Tulang Bwang Barat Samsul Mungin, M.Pd.I, mengungkapkan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) lahir karena menjadi suatu kebutuhan dalam menjawab tantangan zaman. Berdirinya organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia bermula dengan adanya hasrat kuat para mahasiswa NU untuk mendirikan organisasi mahasiswa yang berideologi Ahlusssunnah wal Jama’aah.

Baca Juga:  Lisa P, Sari Nazarudin Ketua TP-PKK TBT : Lanjutkan Program yang Lama

“Hal-hal tersebut diatas menimbulkan kegelisahan dan keinginan yang kuat dikalangan intelektual-intelektual muda NU untuk mendirikan organisasi sendiri sebagai wahana penyaluran aspirasi dan pengembangan potensi mahasiswa-mahsiswa yang berkultur NU. Disamping itu juga ada hasrat yang kuat dari kalangan mahsiswa NU untuk mendirikan organisasi mahasiswa yang berideologi Ahlussunnah Wal Jama’ah” pungkasnya,(GB)

 774 kali dilihat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.