PT PSMI Sejahterakan Masyarakat Way kanan

WAY KANAN

Waykanan.Lampungvisual.com

PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI) Yakni Perusahaan Gula milik PMA menargetkan produksi gula sebesar 129.400 Metricton(mt) pada musim giling tahun 2018.

Hal itu dijelaskan Meizikri, Service Manger PT PSMI saat kunjungan Kelompok Kerja Wartawan (Pokjawan) Di Perusahaan tersebut, Rabu (7/5/2018).

“Produksi ini sebagai hasil estimasi dari luasan panen tebu yang dikelola oleh perusahaan ini yakni sebanyak 18,650 hektar lahan yang kita baik itu lahan inti, plasma, dan sewa.” Ujar Meizikri.

BACA JUGA:  Pengumuman PPK Way kanan : Lima Besar tidak otomatis dilantik

Hasil tersebut menurut Meizikri jauh lebih baik dibandingkan hasil tahun sebelummya dimana perusahaan ini hanya membukukan hasil hasil 112.100 mt ditahun sebelumnya yakni 2017.

“Peningkatan jumlah hasil.ini tentunya di pengaruhi oleh luasan panen dimana pada tahun 2017 luasan panen PT PSMI Hanya 15.750 ha. Menjadi 18.650 ha.” Terangnya.

Meskipun lahan inti yang dikelola perusahaan hanya 7.500 hektar, namun setiap tahun jumlah mitra petani yang tebu baik melalui program kerjasama operasional (kso) atau mandiri tiap tahun selalu meningkat mengingat rendemen yang dihasilkan berkisar antara8.1-9.0 masih sangat menguntungkan petani mitra perusahaan.

BACA JUGA:  Kakam Teguh realisasikan DD tahap III (tiga), Masyarakat Kampung Way tuba acungi Jempol

“Dengan kondisi ini tentunya masyarakat sekitar lokasi perkebunan tebu juga terkena imbas peningkatan kesejahteraan, karna banyak uang yang berputar di 4 kecamatan yakni pakuan ratu, negara batin. Negeri besar dan bahuga, dalam hitungan kita bisa mencapai Rp.5 Milyar per bulan.” Beber Meirizki.

Selain peningkatan kesejahteraan petani melalui kemitraan penanaman tebu, pihak PT.PSMI juga selalu memenuhi kewajiban pembagian keuntumgan melalui program CSR, Bantuan sosial kampung, sapi kurban dan Proyek khusus desa.

BACA JUGA:  Banjir surut PMI Way Kanan bersama Camat Negeri Agung lakukan penyemprotan disinfektan di Kampung Negeri Agung.

“Untuk empat program tersebut pada tahun 2017 sudah kita kucurkan dana hampir Rp. 6 Milyard.” Pungkas Meizikri (Fikri).

 31,862 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *