Raden Adipati Surya Canangankan Green School Di 397 Sekolah

WAY KANAN

Lampungvisual.com-Way Kanan menargetkan mendapat predikat Adiwiyata nasional 2020, Bertempat di SMPN 7 Banjit, Bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya, SH., MM melakukan pencanangan Green School di 397 sekolah mulai dari Taman Kanan-kanan (TK), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh Way Kanan. Rabu (22/2).

Adipati mengatakan, green school merupakan program yang baik ditengah Issue Global Warming dalam sepuluh tahun terakhir ini yang seringkali didengar, baik di media cetak maupun media elektronik. Selain itu, Adipati juga mengingatkan untuk melakukan hal-hal kecil guna mengurangi Global Warming, “Pelestarian lingkungan harus kita mulai dari diri kita sendiri, yang kita lakukan dari sekarang, dan dimulai dari hal-hal yang paling kecil. Jangan segan ataupun sungkan untuk sekedar menyingkirkan sampah di depan kelas. Jangan segan untuk memungut kertas-kertas yang berserakan di sekitar kita lalu kita buang ke tempat sampah. Dan juga jangan merusak tanaman yang ada di lingkungan sekolah,” ucapnya.

Baca Juga:  Tim Penggerak PKK Kabupaten Way Kanan bantu Gugus Tugas Penanganan Covid 19

Lebih lanjut, Adipati ingin menerapkan program khusus hari bersih, “Mungkin kita ini dapat mempelopori Gerakan Sabtu Bersih atau jumat bersih. Tiap Sabtu atau Jumat, satu jam sebelum usai jam sekolah, semua siswa, guru-guru, dan para karyawan dapat melakukan kerja bakti di lingkungan sekolah seperti menyiram tanaman atau membersihkan lingkungan sekolah seperti kelas, ruang guru, perpustakaan, dan lain-lain. Atau melakukan gerakan Satu Siswa Satu Tanaman,” ajak Adipati.

Baca Juga:  Pertandingan Gaple meriahkan Hut ke 47 Korpri Tingkat Kab Way kanan

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan menerangkan, program Green School di lakukan, agar para siswa mendapat kenyamanan dan betah di sekolah yang sejuk dan ramah. “Dengan pencanangan program green school ini, sekolah harus hijau, harus bersih, harus sehat,” ujar Marsidi Hasan. Ditargetkan, Tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 100% atau 397 sekolah program green school, tahun 2018/2019 sebanyak 75% atau 297 sekolah berada pada kondisi green school Active, tahun 2019/2020 sebanyak 25% atau 99 sekolah berada pada kondisi sekolah adiwiyata Kabupaten, pada tahun 2020 memiliki minimal 7,5% atau 28 sekolah adiwiyata tingkat provinsi dan minimal 1 sekolah tingkat nasional di masing-masing jenjang sekolah. (Lusia)

 550 kali dilihat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.