Ratusan Pejabat Lampura di Lantik

LAMPUNG UTARA

Lampungvisual.com-Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Islamic Centre Kotabumi, dilaksanakan pengukuhan dan pelantikan Pejabat Pimpinan Tertinggi Pratama Sekretaris Daerah, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon IIb), serta Pejabat Struktural Eselon III dan Pejabat Struktural Eselon IV dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Lampung Utara. Selasa (3/1/17) pagi.

Pengukuhan dan Pelantikan dilakukan oleh Bupati Lampung Utara, H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP., M.H. dan dihadiri Forkopimda Lampung Utara, Wakil Bupati Lampung Utara. dr. H. Sri Widodo, M.Kes., Sp.PD., FINASIM. Serta undangan Lainnya. Pengukuhan dan Pelantikan tersebut didasarkan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) No. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Dengan diberlakukannya PP tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara telah menerbitkan Perda No. 5 Tahun 2016, Tentang Pembentukkan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Utara.

Dalam kata sambutannya, Bupati Lampung Utara H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP., M.H. mengatakan, kepada para pejabat yang telah dilantik agar tugas dan tanggung jawabnya dapat terlaksana dengan baik maka harus bergerak cepat, cepat menyesuaikan diri dan cepat mempelajari Tugas Pokok dan Fungsi serta memepelajari aturan-aturannya. Kepada Kepala Satuan Kerja, agar selalu menjaga kedisiplinan sebagai teladan, loyalitas dan taati semua peraturan yang berlaku. Menurut Bupati Agung, pengukuhan dan Pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Polres Lampung Utara Bersih-Bersih masjid

Pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan tugas serta pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat. Pertimbangan utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan adalah kompetensi, pengabdian dan komitmen terhadap tugas serta tanggung jawab kepada Negara. Menanggapi tanggapan tentang pejabat yang dilantik memiliki waktu sebentar lagi akan pensiun, Bupati Agung menjelaskan bahwa berapapun sisa waktunya, yang penting pejabat tersebut mau bekerja.

“Biarkan mereka mengabdikan diri sampai tuntas, karena semangat mereka yang akan membantu para kader-kader untuk membantu memajukan Lampung Utara”Tegas Agung. Selain itu Bupati juga menegaskan bahwa sebagai pejabat harus siap melayani masyarakat sepanjang waktu, salah satunya dengan mengaktifkan telepon seluler agar masyarakat lebih mudah untuk melakukan komunikasi kepada para pejabat. “Pejabat yang diangkat adalah pejabat yang dipilih dan dinilai memiliki kemampuan yang profesional, akuntabel, jujur, disiplin netral dan berpihak kepada kepentingan rakyat serta memiliki loyalitas yang tinggi” Pungkas Agung.Diakhir sambutannya, Bupati mengatakan bahwa amanah dan kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan dengan baik dengan penuh pengabdian dan tanggung jawab yang tinggi, serta dituntut harus bersikap dan bertindak sebagai panutan di Lingkungan kerja dan mampu menempatkan diri dalam interaksi sosial kemasyarakatan.

Baca Juga:  Pemkab Lampura tidak lagi keluarkan Izin Rekomendasi keramaian

Usai acara pelantikan Pejabat Pimpinan Tertinggi Pratama Sekretaris Daerah, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon IIb), serta Pejabat Struktural Eselon III dan Pejabat Struktural Eselon IV dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Lampung Utara, salah satu ASN (Alfasah) menanggapi pidato Bupati Lampung Utara tentang adanya gosip bahwasannya untuk mendapatkan jabatan harus menyetorkan sejumlah uang.

“Demi Allah, mau sumpah apa saja saya sanggup, saya tidak memberikan sejumlah uang kepada baperjakat apalagi kepada Bupati Lampung Utara Bapak H. Agung Ilmu Mangkunegara. S.STP.M.H., untuk menjadikan seorang pejabat dilingkungan Pemkab Lampung Utara, bahkan saya berterima kasih kepada Bapak Bupati karena kami diberikan kepercayaan untuk menjalankan amanah menjadi seorang pejabat, dan semoga saya dapat bekerja sebagaimana yang diharapkan, kerjanya nyata untuk kemajuan lampung utara” jelas Alfasah

Baca Juga:  PARI Gelar Baksos Kesehatan di rutan Kelas IIB Kotabumi

tambah seorang yang pada hari itu ikut dilantik bapak yohanes edy warsono ” saya bingung ada informasi kalo mau jadi pejabat harus bayar, kalo begitu artinya saya tidak dilantik hari ini, karena sepeserpun saya tidak mengeluarkan uang, saya berani disumpah saya dilantik tanpa uang” papar beliau didampangi rekan-rekan yang sama2 dilantik hari itu.(Red/Humas)

 640 kali dilihat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.