Satresnarkoba Tangkap Dua Tersangka Penyalahgunaan Narkotika di Wonosobo

Satresnarkoba Tangkap Dua Tersangka Penyalahgunaan Narkotika di Wonosobo
TANGGAMUS

Tanggamus (LV) –

Dua tersangka dugaan penyalahgunaan Narkotika jenis sabu berinisial MS (23) dan RH (30) warga Pekon Tanjung Kurung Kecamatan Wonsobo Kabupaten Tanggamus ditangkap tim Cobra Satresnarkoba Polres Tanggamus.

Kasatres Narkoba Polres Tanggamus Iptu Deddy Wahyudi, SH. MM mengatakan, kedua tersangka ditangkap saat berada di rumahnya masing-masing berikut barang bukti penyalahgunaan Narkotika jenis sabu.

“Kedua tersangka ditangkap kemarin sore, Kamis (16/9/21) pukul 16.00 Wib,” kata Iptu Deddy Wahyudi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, SIK., Jumat (17/9/21).

Baca Juga:  Satreskrim Polres Tanggamus Limpahkan Tiga Penjudi Togel ke Kejaksaan

Sambungnya, barang bukti yang diamankan dari MS berupa 1 set alat hisap sabu, 1 kaca pirek yang berisikan narkoba jenis sabu, 3 buah korek api, 3 unit handphone,  1 timbangan digital dan uang tunai sebesar Rp300 ribu.

Lalu dari tangan RH diamankan barang bukti berupa 1 set alat hisap sabu, 1  kaca pirek yang berisikan narkoba jenis sabu, 1 korek api yang sudah dimodifikasi untuk menggunakan narkoba, 2 unit handphone dan sepeda motor jenis yamaha jupiter Z.

Baca Juga:  Kecelakaan tragis di Pekon Padang Manis Tanggamus Tiga Korban Meninggal Dunia

Kasat menjelaskan, kronologis penangkapan, setelah pihaknya mendapatkan informasi bahwa kedua tersangka sering mengedarkan dan menyalahgunakan Narkotika jenis sabu di Pekon Tanjung Kurung, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus.

“Berdasarkan informasi tersebut, selanjutnya Tim Cobra Satresnarkoba Polres Tanggamus menindak lanjuti laporan masyarakat tersebut dan berhasil mengamankan keduanya tanpa perlawanan,” jelasnya.

Ditambahkan Kasat, saat ini kedua tersangka dan barang bukti ditahan di Mapolres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga:  Terkena Luapan Sungai, Polri dan TNI Bantu Warga Evakuasi Kendaraan

“Terhadap tersangka dijerat pasal 112, 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 ancaman maksimal 12 tahun penjara,” tandasnya. (Asri Apendi)

 121 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Tagged