Sebuah Rumah Dan 1 Unit Mobil Habis Dilalap Si Jago Merah

WAY KANAN

Waykanan, Lampung Visual.com-Diduga akibat konsleting listrik, sebuah rumah dan 1 unit mobil Daihatsu Gran Max BE 9229 AX milik Ponita Dewi (25) warga KM 1, Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan habis dilalap si jago merah, Rabu (26/4/2017). Pristiwa kebakaran ini terjadi sekira pukul 14.30 Wib, saat pemilik rumah sedang bekerja.

Meskipun warga sekitar memberikan pertolongan seadanya namun karena besarnya api tak sampai hitungan menit rumah beserta isinya tak bisa diselamatkan.

Warga sekitar musibah sempat kecewa dengan Damkar Waykanan pasalnya meski hanya berjarak ratusan meter dari Kantor Damkar Waykanan, Api tidak sempat dipadamkan lantaran tim pemadam kebakaran (Damkar) Way Kanan telat tiba dilokasi.

Warga sekitarpun sempat geram dan menyoraki mobil dan TRC yang datang ke lokasi  Lantaran mobil Damkar tiba rumah korban sudah hangus terbakar.

Baca Juga:  PENYULUHAN MOBILE COVID-19 UPT puskesmas Negri baru dan aparatur kampung OJOLALI

Namun, dalam aksi kebakaran tersebut warga sekitar kecewa dengan pelayanan pemadam kebakaran (Damkar) daerah setempat. Pasalnya, sebelum api melalap semua bangunan rumah dan menyambar mobil Gran Max yang terpakir digarasi rumah korban, mobil Damkar telat tiba dilokasi lantaran lupa mengisi air didalam mobil damkar dan harus kembali ke markas untuk pengisian air tersebut.

“Ini Damkar gimana sudah telat tiba dilokasi malah teng airnya kosong,”keluh seorang  warga sekitar lokasi kejadian.

Warga menambahkan,  saat mobil Damkar kembali untuk kedua kalinya kondisi rumah korban sudah rata dengan tanah puing-puing bangunan sudah menjadi debu. Berikut mobil milik korbanpun hangus terbakar.

Baca Juga:  Polres Way Kanan Bekuk Pelaku Miliki Sabu di Kampung Sri Basuki

“Kalau seperti ini kami sangat kecewa. Katanya sudah bentuk satgas penanggulangan bencana. Apa kalau seperti ini,”geram dia.

Bayangkan saja, lokasi kejadian hanya berjarak ratusan metet saja dari markas damkar.  Tindakanya lamban seperti ini, apa lagi kalau jarak kejadian nya di kecamatan Negeri Besar sana dengan kondisi jalan yang sulit.

Keluhan yang sama diterangkan, Cahyalana (49) warga KM 2 Blambangan Umpu lainya, dirinya menerangkan sebelumnya Api tidak terlalu besar. Namun warga kesulitan memadamkanya lantaran akses air cukup sulit. Tetapi, harapan warga dengan jarak yang dekat dengan markas Damkar kondisi kebakaran yang tidak terlalu besar ini bisa dipadamkan.

Baca Juga:  Rekapitulasi KPU Way kanan Jokowi, Bustami Zainudin dan Partai Demokrat Unggul

“Damkar tiba terlambat menyemprot sisa api yang akan merembet rumah tetangga. Akan tetapi untuk rumah korban sudah habis terbakar tidak ada tersisa lagi,”kata dia.

Berdasarkan  dilokasi kejadian, beruntung dalam aksi kebakaran tersebut tidak menelan korban jiwa. Namun menurut Ponita, pemilik rumah kerugian ditaksir mencapai Ratusan Juta rupiah. (M fikri)

 673 kali dilihat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.