Sekelumit Rintih Duren Tubaba di Hari Raya Idul Adha

Sekelumit Rintih Duren Tubaba di Hari Raya Idul Adha
PROFIL & SOSOK TULANG BAWANG BARAT

Tulang Bawang Barat, Lampungvisual.com-

“Sekelumit Rintih Duren Tubaba di Hari Raya Idul Adha”
Rindu rumah menjadi ungkapan hati lantaran sudah lama tidak pulang kampung halaman, mudik ke daerah asal atau tempat kelahiran, merupakan bagian dari harapan setiap orang yang mengais rejeki di daerah lain.

Seperti Sekelumit Rintih ucapan salah satu Duda Keren (Duren) asal Kota Pagaralam Provinsi Sumatera Selatan, (Sumsel) yang mengadu nasib di Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi lampung.

“Tahun ini pemerintah kembali melarang mudik saat perayaan Lebaran 2021. Kebijakan ini untuk yang kedua kalinya, sebelumnya pada 2020, yang bertujuan untuk meredam penyebaran pandemi COVID-19. Kebijakan ini bisa kita dipahami karena angka pasien COVID-19 masih tinggi sehingga perlu dilakukan upaya lanjutan untuk terus menekan penyebarannya,” ucap sedih Duren. Selasa (20/07/2021).

Baca Juga:  Perlunya Penambahan Anggaran Di Dinas Sosial Tubaba

Robert pria asal Pagar Alam Provinsi sumsel yang saat ini hidup seorang diri, atau dengan kata lain, menduda sejak 2020 kemarin sudah genap dua tahun ini, dirinya menjalani kehidupan jomblo, duren murah senyum, ramah serta santun ini, merasa sedih karena tidak bisa merayakan Hari Raya Idul Adha 2021 bersama keluarga di kampung halamannya.

“Kebijakan ini membuat kita khususnya para perantau kembali tidak bisa merayakan Lebaran di kampung halaman. Tradisi mudik pun kembali gagal dilakukan tahun ini. Kerinduan terhadap rumah pun kembali dirasakan. Namun, apa daya, kita sebagai warga yang baik harus menahannya, sampai bisa menuntaskan kerinduan itu dengan bisa pulang ke kampung halaman”,ungkap rindu Robert.

Baca Juga:  Bupati Tubaba Menggelar Safari Ramadhan di Masjid Nurul Huda

“Sekelumit Rintih Duren Tubaba di Hari Raya Idul Adha”

Robert menambahkan sebagian pelampiasan rindu kepada keluarga di kampung, duda keren (Duren) mengunggah caption, uraian sekelumit ucapan rindu,”Rumah adalah perasaan cinta dan damai, saya sangat merindukan rumahku, hanya Tuhanlah yang tahu betapa rindunya hati ini kepada kampung halaman.

Tidak lupa saya ucapkan mohon do’a kepada sanak keluarga kerabat baik itu yang di kampung maupun yang ada di tempat saya mengadu nasib, tidak lain kerabat yang ada di kabupaten tulang bawang barat, agar saya selalu diberi kesehatan dan bisa mendapatkan jodoh”. Cetus Duren.
Penulis: Wakyeng.

Baca Juga:  Polsek Tumijajar Tangkap Tiga Pelaku Spesialis Curat di Tulang Bawang Barat

Goole Berita: Lampungvisual.com

 371 kali dilihat,  19 kali dilihat hari ini

Baca Juga Artikel Terkait

Tagged