Wakil Ketua Apindo Lampung Saptarini dan Kadisnaker Lampung Bahas Apindo Award

BAHAS APINDO AWARD -- Calon Wakil Ketua Bidang Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung Dr Veronica Saptarini, mewakili Ketua DPP Apindo Lampung Ary Meizari Alfian, bertemu dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Provinsi Lampung Dr Agus Nompitu, di ruang rapat Disnakerprov Lampung, Jl Gatot Subroto Nomor 28, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Kedamaian, Bandarlampung, Rabu (2/6/2021). | Apindo
PROFIL & SOSOK

BANDARLAMPUNG-
Calon Wakil Ketua Bidang Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung Dr Veronica Saptarini, mewakili Ketua DPP Apindo Lampung Ary Meizari Alfian, bertemu dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Provinsi Lampung Dr Agus Nompitu, di ruang rapat Disnakerprov Lampung, Jl Gatot Subroto Nomor 28, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Kedamaian, Bandarlampung, Rabu (2/6/2021).

Keterangan singkat Saptarini, Rabu, dalam rapat terbatas tersebut, mereka membahas detailing dan progresi rencana perhelatan Apindo Award beberapa lama kedepan.

Baca Juga:  Lepas Masa Lajang dr Lintar Mustafa Meminang Pujaan Hati

Dikenal figur konsisten dalam pembumian keberdayaan potensi ekonomi kerakyatan, Koordinator Forum Corporate Social Responsibility/CSR Lampung tersebut menjelaskan, selain membahas hal itu, ia juga menyimak langsung apresiasi dari Kadisnakerprov Lampung atas berbagai gebrakan kinerja jajaran Apindo Lampung 2021-2026 yang baru terbentuk.

Sebelumnya, keduanya juga menarasumberi acara Bimbingan Teknis Pengurus/Anggota Organisasi Pengusaha Dan Pekerja, yang dihelat Disnakerprov Lampung dan dibuka langsung oleh Kadisnaker Agus Nompitu, di Hotel Horison, Jl Kartini Nomor 88, Kelurahan Tanjungkarang, Kecamatan Enggal, Bandarlampung, 25 Mei 2021 lalu.

Baca Juga:  HIPMI Lampung Diguyur Solidaritas, Arinal: Ayo Kerja Keras, Ary APINDO Ajak Sinergi

Bicara urusan award, Saptarini juga jagonya. Kepakaran keilmuannya mumpuni. Untuk pengingat, ialah bidan Lampung CSR Award (LCA), yang transformatif menjadi Lampung Sustainability Award (LSA) sejak 2018.

Perubahan mencolok perhelatan apresiasi bagi pengusaha/perusahaan di Lampung pengampu program CSR sebagai penerapan konsep pembangunan berkelanjutan ke dalam praktek perusahaan itu dibanding gelaran 2016-2017 yakni dimasukkannya pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan badan publik dalam nominee award. Total ada 654 program peserta LSA 2018. [red/Muzzamil]

 113 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tagged