Berlangsung Damai, Kapolresta Apresiasi Aksi Unjuk Rasa Aliansi Lampung Memanggil

Berlangsung Damai, Kapolresta Apresiasi Aksi Unjuk Rasa Aliansi Lampung Memanggil
BANDAR LAMPUNG

Bandar Lampung, (LV)
Aksi unjuk rasa damai dari Aliansi Lampung memanggil terkait kenaikan harga BBM bersubsidi hari ini, Kamis (15/09/2022) pagi, di depan kantor DPRD Provinsi Lampung berlangsung aman dan damai. Hal ini tidak terlepas dari pengamanan dan pengawalan yang dilakukan oleh personil Polresta Bandar Lampung.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M. saat memimpin pengamanan menyampaikan kepada 2072 personil gabungan terdiri dari BKO Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, Brimobda Polda Lampung, Polres Tanggamus, Polres Pringsewu, Polres Pesawasan, Polres Lampung Selatan, TNI, Pol PP, Dinas Perhubungan, BPBD dan Kesehatan untuk dapat bertindak humanis serta mentaati standar operasional dan ketentuan di Internal Polri terkait penggunaan kekuatan dalam tugas Kepolisian.

Baca Juga:  Pimpinan Bank Mandiri Lampung Yunus Mulia Bertemu Ketua Apindo, Bahas Ini

“Mari kita kawal unjuk rasa damai adik-adik kita dari Aliansi Lampung Memanggil agar berjalan aman dan lancar. Jangan mudah terpancing dan terprovokasi, serta tetap sesuai dengan SOP,” jelasnya.

Dalam kegiatan unjuk rasa tersebut peserta aksi yang merupakan gabungan dari elemen mahasiswa negeri dan swasta di Provinsi Lampung ditemui lasngung oleh Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay bersama Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Mahasiswa meminta keduanya, untuk melakukan sidang rakyat.

Baca Juga:  Musim Hujan Pemkot Gerakan Kembali Gerebek Sungai

Setelah berdialog sidang rakyat, keduanya diminta untuk menandatangani surat berisi enam poin tuntutan. Namun saat penandatanganan sempat alot, karena keduanya meminta mahasiswa terlebih dahulu menandatanganinya. Ada pun poin tuntutan diantaranya menolak kenaikan harga BBM, mencabut Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja Inkonstitusional, hingga menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Kemudian cabut undang-undang cipta kerja, hingga libatkan masyarakat dalam pembentukan undang-undang sistem pendidikan nasional.

Seluruh rangkaian kegiatan aksi unjuk rasa damai dari Aliansi Lampung Memanggil dilakukan pengawalan dan pengamanan terbuka dan tertutup oleh
Personel Polresta Bandar Lampung beserta BKO Brimob, Polda, Polres rayonisasi, TNI, Pol PP, Dinas Perhubungan, BPBD dan Dinas Kesehatan di bawah pimpinan langsung Kapolresta Bandar Lampung Situasi aman terkendali.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Serahkan DIPA Tahun 2019 Senilai Rp9,972 Triliun kepada Kepala Daerah dan Instansi Vertikal Se-Provinsi Lampung

Kami dari Polresta Bandar Lampung kedepannya berharap siapapun yang akan melakukan aksi unjuk rasa akan di lakukan pengamanan dan kami mengajak bersama-sama menjaga kondusifitas di Provinsi Lampung Umumnya dan Kota Bandar lampung Khususnya,” ucap Kapolresta.

 29 kali dilihat