Disdukcapil Tubaba Luncurkan Sistem Digitasi Pampers

TULANG BAWANG BARAT

Tulang Bawang Barat (LV) – Disdukcapil Tulang Bawang Barat (Tubaba) menjalin kerja sama dengan BPJS dan Kejari, melalui peluncuran sistem digitasi Penerbit Akta Anak Pasca Persalinan (Pampers) guna meningkatkan pelayanan fasilitas terhadap masyarakat untuk mempermudah mendapatkan data rekam kependudukan. Selasa, (25/10/2022) di komplek Uluan Nughik.

“Khusus untuk aplikasi layanan Pempers ini, dimaksudkan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan sekaligus mendapatkan dokumen kependudukan. Karena semua warga negara berhak mendapatkan dokumen kependudukan mulai dari lahir hingga kematian,” ujar Kepala Disdukcapil Tubaba A. Hariyanto.

Baca Juga:  Lagi 2(dua) Pemuda di bekuk Sat Narkoba Polres Tulang Bawang Barat saat akan Transaksi Narkoba

Melalui informasi yang dihimpun, Hariyanto menjelaskan dengan melakukan penandatanganan kerjasama pelayanan bersama. Disdukcapil mempunyai tugas pokok dan fungsi sendiri begitu pula dengan Rumah Sakit maupun BPJS akan tetapi dari tiga lembaga ini kita menyatakan kesepakatan untuk bersama melayani masyarakat.

” Masyarakat dapat memanfaatkan kemudahan aplikasi tersebut dengan mendownload aplikasi E-Smile Tubaba melalui Google Playstore, di dalam aplikasi itu terdapat fitur Pampers. Ketika aplikasi Pampers sudah aktif, masyarakat yang berkunjung ke rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan BPJS dan Disdukcapil Tubaba, bisa langsung dilayani,” jelasnya.

Baca Juga:  Jaminan KJ4, Jajuli Siapkan Alokasi Jaminan Gizi Masyarakat

Hadir pada kesempatan itu, Kepala BPJS Cabang Metro, Wahyudi, mengatakan kegiatan ini di support oleh Disdukcapil, supaya anak yang baru lahir di Rumah Sakit sebelum pulang mereka sudah mendapatkan Kartu Identitas Anak (KIA), kartu Keluarga (KK), Akte Lahir serta sudah terdaftar sebagai peserta BPJS.

” Bentuk kerja sama yang dijalin adalah berupa pemberian program jaminan kesehatan kepada masyarakat. Dan mendukung program pemerintah dalam mendaftarkan seluruh masyarakat menjadi peserta BPJS kesehatan,” katanya.

Sementar Kejari yang ikut serta dalam kerja sama itu, menurut Kajari Tubaba, Sri Haryanto didampingi Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Rebi menyatakan, keikutsertaan kejaksaan dalam hal ini adalah melakukan pendampingan program dalam urusan administrasi keuangan.

Baca Juga:  Petani Dayamurni Antisipasi Serangan Hama Tikus

“Jadi, kalau ada kendala dalam administrasi, tugas kejaksaan adalah melakukan pendampingan dan mediasi,” pungkasnya.

Adapun 3 rumah sakit yang sudah bekerjasama dengan yakni, RS Asy-Syifa Kecamatan Tumijajar, RS Ummi Athayya, di Tiyuh (Desa) Candra Mukti Kecamatan TBT dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tubaba. (R/YP)

 106 kali dilihat

Tagged