DPRD Way Kanan Gelar Sidang Paripurna Istimewa HUT ke-18

WAY KANAN

Waykanan,Lampungvsual.com-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Waykanan ke 18, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten setempat, melangsungkan rapat paripurna istimewa di kantor DPRD setempat, Kamis (27/4), dengan agenda mendengarkan pidato Bupati Waykanan Raden Adipati Surya.

Di depan sidang paripurna Istimewa, Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran eksekutif dan legislatif yang telah memperlancar upaya bersama dalam menjalankan amanah rakyat.

Peringatan HUT menurut Raden Adipati Surya, di laksanakan bertujuan untuk mengenang jasa para sesepuh kita yang telah dengan gigih dan melalui proses waktu yang lama, terus menerus mencetuskan gagasan terbentuknya Kabupaten Way Kanan menjadi daerah otonom.

”Adapun sesepuh tersebut diantaranya Hi. Pangeran Bazar, Hi. Pangeran Malik, Hi. Sutan Gatot Nawawi, Ratu Majapahit, Sutan Raja Alam, Sutan Sogoran Tuha, Jalaludin Gelar Sutan Alamsyah, Aliudin gelar Pesirah Migo, Pangeran Puting Marga, Nursiwan, Minak Sumbahan, Sutan Sunan, dan Hi. Abdul Roni.” Ujar Bupati Waykanan.

Baca Juga:  Wabup Tutup Open Turnamen Sepakbola Negara Batin

Selanjutnya para tokoh yang hadir dalam pertemuan di Tanjung Agung, tepatnya pada tahun 1971 adalah Drs. Subki E. Harun, Hi. Ridwan Basyah, Drs. Ibu Suud, Drs. RM. Barusman dan tokoh-tokoh lainnya.

Kemudian, dengan tegas Adipati menyuarakan, usia Kabupaten Way Kanan ke 18 tahun saat ini, diibaratkan usia remaja yang sebentar lagi memasuki usia dewasa. Sehingga, dalam kesempatan yang baik itu, Adipati meminta semua pihak harus berani keluar dari zona nyaman. Hal ini dalam menuju percepatan pembangunan daerah.

Adipati menerangkan, tanpa keberanian untuk keluar dari zona nyaman, Way Kanan akan terus dihadang oleh kemiskinan, pengangguran, ketimpangan dan kesenjangan sosial. Oleh karena itu, imbuhnya, diperlukan langkah- langkah terobosan, diperlukan kecepatan kerja, diperlukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kuat dan efektif untuk mengatasi masalah-masalah di Kabupaten Way Kanan yang bertajuk Bumi Rami Ragom itu.

Baca Juga:  Pasangan Berani Pasti Aman Sementara Unggul Dari Lawannya

“Kita tidak menutup mata bahwa pembangunan infrastruktur yang diharapkan masyarakat sampai saat ini belum memuaskan. Terutama mengenai jalan dan jembatan nyaris semua ruas jalan diberbagai kecamatan dalam keadaan kurang baik. Serta, dibidang pertanian dan perkebunan pemerintah daerah belum maksimal dalam memberikan kontribusi kepada petani, serta disektor pelayanan dan sarana kesehatan masih belum maksimal seperti yang diharapkan, begitu pula disektor Pendapatan Asli Daerah,”tegas dia.

Melalui peringatan HUT ke-18 Kabupaten Waykanan ini,lanjut Bupati,penyampaian kekurangan-kekurangan itu harus segera bersama-sama diperbaiki,dan Pembangunan yang dilaksanakan harus benar-benar mendapatkan nilai manfaat bagi masyarakat.

Hadir dalam Paripurna istimewa tersebut selain para pejabat utama Pemkab Waykanan dan anggota DPRD setempat, juga dihadiri oleh tamu undangan dari luar Kabupaten diantaranya Gubernur Lampung yang diwakili Theresia Shormin Staff ahli Gubernur Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan Pemprov Lampung, Hasbullah Staff Ahli Bupati Kabupaten OKU Timur, Beni Dafitson Ketua DPRD OKU Timur, H Mahyudin Helmi Staf ahli bupati kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) , H Iskandar Sekda kabupaten OKU Selatan, dan tamu undangan dari Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung. (M Fikri).

 945 kali dilihat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.