Jangan Masukan Jaket Ke Dalam Helm Berkeringat. Kalau Nekad Resikonya Tanggung Sendiri

Jangan Masukan Jaket Ke Dalam Helm Berkeringat. Kalau Nekad Resikonya Tanggung Sendiri
OTOMOTIF

Lampung Selatan, (LV)
Ini kebiasaan buruk setiap pengendara motor! Usai parkir, biasanya langsung buka helm. Kemudian membuka jaket dan sarung tangan. Lantas memasukan kedua barang tadi ke dalam helm yang masih basah oleh keringat dari rambut.

Biasanya, hal seperti ini dilakukan oleh para pengendara yang memiliki volume bagasi terbatas dan hanya muat satu helm. Maka sah saja, kemudian ruang kosong pada helm langsung dimanfaatkan.

Padahal disadari atau tidak, perilaku itu bakal berdampak buruk bagi kesehatan rambut dan kepala dan mengundang rasa gatal plus ketombe yang kadang sulit sembuh dalam sekejap

Baca Juga:  TDM SEKAMPUNG TURUT MERIAHKAN IVENT MTC MOTO TRACK DI SIRKUIT MTC LINTAS TIMUR

Bayangin deh, bukannya tanpa sebab jika kepala menjadi sering gatal, soalnya jaket atau sarung tangan yang dipakai di luar tubuh ini kan paling banyak terdampak oleh debu bahkan kotoran lain.

Jika jaket atau sarung tangan dimasukan ke dalam helm, dipastikan berbagai macam kotoran dan debu yang menempel pada jaket dan sarung tangan berpindah ke dalam busa helm yang juga masih basah oleh keringat kepala.

Baca Juga:  Tunas Honda Purbolinggo Gelar Pameran Dan Service Murah

Helm digunakan pasti menjadi lembab karena keringat kepala, sebaiknya usai digunakan diletakkan pada tempat yang sirkulasi udaranya baik sehingga bakteri tidak mudah berkembang. Apalagi ditambah disesakkan sarung tangan dan jaket berdebu ke dalamnya. Bukan mustahil inilah penyabab gatal di kepala, dan juga menimbulkan bau apek pada helm

Nah, sekarang sudah tahu kan efek berantai dari jaket dan sarung tangan yang dijejalkan ke dalam helm. Ada baiknya, jika kamu pergi ke suatu tempat, jaket tetap dikenakan, atau masukan ke dalam tas.

Baca Juga:  Tips Mudah Mengecek Kondisi Suspensi Motor

Atau jika sampai ke kantor jaket digantung. Kalaupun tidak tersedia hanger, sangkutkan pada sandaran kursi sehingga posisinya tetap rapi menggantung.

Ini jauh lebih baik dari pada menyimpannya dalam helm secara sembarangan dan brutal, karena dijejal secara paksa. Tutup Yasa-Kepala Cabang TDM Pematang Pasir.(*)

 125 kali dilihat