Karyawan PT PML Unjuk Rasa, Aspirasikan 5 Tuntutan

Featured Video Play Icon
VIDEO

Way Kanan, (LV)
Sebanyak 15 Karyawan Divisi Humas PT. Paramitra Mulia Langgeng (PML) Register 42 Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan bersama ratusan warga melakukan unjuk rasa di Kantor atau Kem PT. PML. Senin (17/01/2022).

Unjuk rasa itu dilakukan buntut dari tidak dibayarnya Gaji Karyawan Divisi Humas selama satu bulan. Serta keputusan sepihak yang dibuat oleh PT. PML yang mengharuskan Karyawan Divisi Humas untuk Absen setiap hari dan hanya diPekerjakan 14 hari selama satu bulan dengan Gaji dibawah UMR.

Baca Juga:  CALON WALIKOTA dan WAKIL WALIKOTA BANDAR LAMPUNG YUSUF KOHAR - TULUS PURNOMO

Setelah kurang lebih satu jam melakukan unjuk rasa di depan Kantor PML, Perwakilan dari para pengunjuk rasa akhirnya diterima oleh Pihak Perusahaan untuk melakukan mediasi yang turut dihadiri Pihak Keamanan Jajaran Polres Way Kanan dan Kodim 0427 Way Kanan.

Pada kesempatan unjuk rasa itu, diwakili Dewansyah sebagai Koordinator unjuk rasa, para karyawan menyatakan mengundurkan diri dari PT. PML terhitung sejak dilakukannya unjuk rasa tersebut.

Terhitung dari hari ini, kami bukan lagi karyawan disini. Apapun yang terjadi baik buruknya perusahaan ini kami tidak bekerja disini lagi. Kami meminta agar PT. PML angkat kaki dari Register 42 Blambangan Umpu, karena menurut kami (Karyawan dan Ratusan Warga) PT. PML tidak melakukan Pengelolaan Lahan Hutan dengan benar,”ujarnya

Baca Juga:  Pemerintah Desa Sukoharjo Manfaatkan Dana Desa Bangun Badan Jalan

Dewansyah juga mengatakan, selain itu, pihaknya juga akan menuntut PT. PML secara Hukum tentang Hak Guna Usaha (HGU) serta meminta pemerintah agar mencabut izin PT. PML.

“Kami mohon kepada Bapak Presiden Jokowi, Menhut, Menteri Investasi dan Menteri Lingkungan Hidup agar mencabut Izin PT. PML,”tambah dia.
Ditempat yang sama Wakapolres Way Kanan Kompol Evaniter Siallagan pihaknya menurunkan 50 personel dibantu dengan 15 orang aparat Kodim 0427 Way kanan.

Baca Juga:  Inilah Kiprah Rudiyanto, SE., Selama Menjabat Kepalo Tiyuh

Pihak PT. PML diwakili Edi Sembiring mengatakan, belum bisa memutuskan terkait keinginan para karyawan dan warga yang melakukan unjuk rasa. Hal itu dikarenakan pihaknya akan terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Perusahaan Pusat PT. PML (BW Grup). Fikri

 398 kali dilihat

Tagged