Mingrum Gumay : Media Harus Menjadi Kontrol Sosial

Mingrum Gumay : Media Harus Menjadi Kontrol Sosial
BANDAR LAMPUNG

Bandar Lampung –
(LV) Dalam rangka menjaga stabilitas dan dinamis daerah di Provinsi Lampung media Lidik.id gelar Talkshow di Kafe Kaldi Tea Haus, Pahoman, Kota Bandarlampung, Jum’at (04/11/2022).

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, Kepala Dinas Kominfotik Ganjar Jationo, SE. M.AP, Drs. Amiruddin Sormin Mewakili Ketua PWI Lampung, H. Deni Kurniawan S.IP, serta puluhan jurnalis Provinsi Lampung.

Mingrum Gumay : Media Harus Menjadi Kontrol Sosial

Dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara mengatakan bahwa media harus menjadi kontrol sosial, memberikan kritik-kritk yang bersifat membangun terhadap pemerintah daerah Lampung.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Membuka Rapat Pembahasan Pedoman Penyusunan APBD

“Silahkan saja para rekan-rekan media untuk mengkritik, karena pemerintah sebenarnya tidak anti kritik, tapi dengan catatan, kritiknya yang membangun, dengan bahasa yang baik, supaya semuanya bisa tersampaikan,” jelas Mingrum.

Selain itu pihaknya juga berpesan agar media harus menjadi alat untuk menanamkan pola pikir positif kepada masyarakat sehingga berdampak baik bagi seluruh masyarakat.

Ditempat yang sama Ganjar Jationo, S.E., M.AP selaku Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung saat berdiskusi menyampaikan bahwa media memiliki peran penting dalam pembangunan Bangsa dan Negara.

Baca Juga:  Dukung Percepatan Vaksinasi Koramil 410-04/TKT Gelar Vaksinasi

“Agak kurang elok pemerintah manapun mengendalikan media yang bener itu peradaban hari ini berinformasi tidak linier dari pemerintah menyampaikan informasi (A) supaya orang paham gaya penyuluhan gaya model-model yang mungkin zaman dahulu kala tapi hari ini dengan teknologi kita dalam satu landscape yang sama, masyarakat itu punya data mengandung informasi, dari data itu pemerintah punya statistik karena Pemerintah memilik sumberdaya, politik dan seterusnya,” jelas Ganjar Jationo.

Baca Juga:  Gebyar Vaksinasi Bandar Lampung Usai, Catat Jadwal Berikutya!

Menurutnya hal tersebut itu sebagai tongkat penuntunnya diajak orang berpikir kritis untuk melindungi diri, perlu dikafer dari informasi yang tidak bermanfaat yang mengandung hoax dan sara.

“Stabilitasnya jurnalis juga tidak monoton, tapi harus dinamis karena masyarakat bergerak, Kita perlu mengedukasi masyarakat dan diri kita sendiri,” pungkasnya.(ang)

 99 kali dilihat