Pemikat Burung Mampu Kuliahkan Anak Hingga Selesai

NASIONAL

Lampung Visual.com-Penghasilan kecil tidak membuat seseorang harus menyerah dengan keadaan, seperti halnya dengan salah satu warga di Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan, yang hanya berprofesi sebagai pemikat burung, mampu menguliahkan kedua anaknya hingga selesai.Minngu(27/11/2016)

Kakek 60 Tahun ini menyadari betapa pentingnya  Pendidikan selain mempunyai arti suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu Pendidikan merupakan wawasan masa depan Anak-anaknya

Baca Juga:  TMMD KE-107 : MENUMBUHKAN RASA PERSATUAN DAN KERJASAMA DENGAN PERMAINAN GENDONG-GENDONGAN

Sutiyoso atau yang akrab disapa mbah yoso, Warga Dusun Pemekaran, Desa Mulya Agung, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung. Kakek 60 Tahun Yang Tidak Pernah Mengenyam Pendidikan Sekolah Harus Bertahan Hidup Dengan Berprofesi Sebagai Pemikat Burung.

Untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarga setiap hari mbah yoso harus menyusuri hutan atau perkebunan karet, mencari burung dengan cara di pikat, setelah tiba di lokasi, mbah yoso menyiapkan burung pikat dan pulut. burung pemikat milik Mbah yoso ini adalah burung yang terlatih dan dapat menarik perhatian burung liar karena keindahan bunyinya. Dengan cara ini nantinya burung liar akan mendekat dan menempel pada pulut.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 02 Banjarsari Aktif Hadiri Rapat Bersama Lembaga Kelurahan Joglo

Lima tahun melakoni pekerjaan sebagai pemikat burung dengan berpenghasilan cukup kecil, ternyata mbah yoso berhasil menguliahkan satu anaknya lulus akademi kebidanan dan satu lagi anaknya masih menempuh kuliah jurusan ekonomi semester 6.

Biasanya burung hasil tangkapan ini akan dijual ke para pecinta burung dengan harga 50 hingga 200 ribu rupiah. hasilnya kemudian ia tabung untuk biaya kuliah kedua anaknya. Terkadang jika hasil memikat burung sedang tidak mujur,  lelaki 3 anak ini bekerja sebagai buruh penyadap karet.

Baca Juga:  Pembuatan Jamban Bagi Warga Bukti TNI Tanggap Dengan Kesulitan Warga 

Mbah yoso berjanji akan terus berupaya sekuat tenaga agar semua anaknya dapat menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tinggi. Bagi mbah yoso tekad dan ketekunan merupakan modal utama agar Cita-citanya dapat tercapai.(Siswanto)

 3,044 kali dilihat

Leave a Reply

Your email address will not be published.