Salah Satu Warga Tubaba Dikabarkan Meninggal Dunia Akibat DBD

Ilustrasi. (IST)
PERISTIWA TULANG BAWANG BARAT

Tulang Bawang Barat, (LV) –
Kabar duka, salah satu warga di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), tepatnya di Desa (Tiyuh) Panaragan Jaya Indah (PJI), kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), dikabarkan meninggal dunia korban dari Penyakit Demam Berdarah (DBD). Sabtu, (10/12/2022).

Dari informasi yang dihimpun pewarta, korban meninggal dunia berusia sekitar empat setengah tahun dengan jenis kelamin perempuan.

Melalui keterangan beberapa warga yang tidak jauh dari tempat tinggal rumah almarmumah. Membenarkan adanya korban yang dikabarkan meninggal dunia akibat DBD.

“Kejadian sekitar jam 22.00 wib kemarin malam tetangga saya anaknya meninggal langsung dimakamkan, dengar-dengar kabarnya kena penyakit DBD,” ujar samingun.

Ditempat terpisah, Suroto, Amah dan Sri. juga menjelaskan, di Desa (Tiyuh) Panaragan Jaya Indah (PJI),  akhir-akhir ini sekitar Enam (6) warga yang terjangkit penyakit DBD, diantaranya almarhumah.

Baca Juga:  Menuju HUT Bhayangkara Ke-76, Polres Tubaba Gelar Bansos Serentak.

“Kami tau kemarin malam kalau almarhum meninggal dunia pukul 22.30 wib disiarkan melalui pengeras suara masjid,” ucap warga PJI itu.

Lebih lanjut Amah selaku warga, berharap khususnya kepada dinas Kesehatan Tulang Bawang Barat (Tubaba). Agar lebih ditingkatkan lagi dalam penanganan dan pencegahan wabah DBD, di Desa (Tiyuh) khususnya Panaragan Jaya Indah (PJI). Karena mereka khawatir dengan kemungkinan kedepannya warga lain yang bisa terjangkit.

Sementara itu Pidia, salah satu Bidang Desa membenarkan kejadian tersebut, dan pihaknya sudah sudah koordinasi ke pihak puskesmas Panaragan Jaya, guna melakukan penyemprotan fogging, di lingkungan warga yang terdampak penyakit DBD.

Baca Juga:  Kebakaran Gudang di Bukit Kemuning Diduga Korsleting listrik

“Korban putri dari bapak (B-di inisialkan), umurnya sekitar empat tahun setengah (A-4,5th). Kita sudah konsultasi ke Pihak keluarga guna melakukan tindakan penyemprotan Fogging di lingkungan rumah amarhumah. Namun, karena masih dalam keadaan berduka pihak keluarga belum siap untuk dilakukan penyemprotan,” jelas Pidia.

Lalu masih di katakan Pidia, pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan pihak Aparatur Desa (Tiyuh) Panaragan Jaya Indah dengan cara musyawarah dan pemberitahuan, guna penyuluhan pencegahan dan penanggulangan wabah di musim penghujan dan di akhir-akhir ini memang jumlah warga yang terdata terjangkit penyakit Demam Berdarah Berjumlah sekitar Enam(6) orang/jiwa.

Baca Juga:  Hasil Rapat Penerapan PPKM Level IV Tubaba

Senada dikatakan Kholil Selaku Kepala Suku setempat, membenarkan bahwa Jumat malam Pukul 22.00 wib. Salah satu Anak dari warganya meninggal dunia, dan dirinya bertakziah guna membantu pelaksanaan pemakaman amarhumah.

” Yang jelas amarhumah sempat dirawat di tempat Dokter Al Furqon, yang terletak tidak jauh dari kediamannya. Karena tidak ada perubahan almarhumah dirujuk ke rumah sakit Bandar, dimana rumah sakitnya saya tidak tau mas, tiba-tiba ada siaran masjid menerangkan dengan pengeras suara bahwa ada warga saya yang meninggal dunia, menurut informasi almarhumah kena penyakit DBD,” pungkasnya. (YP/Adri/EK)

 145 kali dilihat

Tagged