Warga Kembang Tanjung Pertanyakan Proyek ADD Tidak Kunjung Selesai

ADVERTORIAL

Lampungvisual.com-Warga desa Kembangtanjung, Kecamatan Abung Selatan, mengeluhkan pelaksanaan realisasi DD (dana desa) pembangunan insfrastruktur jalan Anderlah yang terletak di Jalan lingkungan Tanjungsari, tepatnya di Rt/Rw 01/11, hingga saat ini masih belum diselesaikan dengan baik. menuwai protes dari sejumlah warga setempat karena sampai lebih enam bulan masih berupa tumpukkan batu, yang sangat mengganggu Aktifitas warga. Senin (15/11/2016)

Dana yang digulirkan pemerintah pusat tersebut, seharusnya bermanfaat bagi masyarakat perdesaan. Namun, hal tersebut terjadi sebaliknya disana,¬† menurut warga, bila sebelumnya mereka masih dapat melalui jalan yang terbentang sepanjang 550 m itu. Akan tetapi, saat ini ¬†sulit dari sebelumnya. “Ini sudah lama mas batunya dihampar begini, tidak ada tindak lanjutnya.”

Baca Juga:  Peringati Hari Kartini Ke-139 Tahun Pemkab Lampung Tengah Isi Dengan Lomba Peragaan Busana

Kebanyakan warga kami disini berprofesi sebagai supir truck, jadi biasa lalu lalang melewatinya sebelum mau dibangun. Kami bingung mau mengadu kemana lagi, soalnya sudah lapor sana-sini belum ada tindak lanjutnya,”kata salah seorang warga kebetulan melintas disana, Sujud.

Hal senada dikatakan oleh tokoh masyarakat setempat, Uteng Kusnadi Menurutnya, masyarakat yang biasa melintas disana sangat kesulitan mengakses jalan tersebut, padahal mata pencaharian masyarakat yang dilakoni banyak mengandalkan bidang transportasi. Namun, sejak usai lebaran Idul Adha lalu hingga saat ini belum dapat difungsikan sebagaiman mestinya.

Baca Juga:  Pjs Bupati Pesisir Barat Hadiri Paripurna DPRD Penyampaian Laporan LKPJ

“Kami sudah tanyakan kepada pihak-pihak terkait di desa ini, namun sampai saat ini jalannya masih seperti ini. Boro-boro mau digunakan, dilalui pakai kendaraan roda dua saja kesulitan warga disini, termasuk saya sendiri,”kata pria paruh baya itu yang kediamannya tidak jauh dari lokasi pembangunan itu kemarin.

Hal itu diamini oleh Kepala Dusun setempat, Markin. Menurutnya masyarakat disana telah banyak mengadukan masalah ini kepada dirinya. Namun karena keterbatasan yang dimilikinya, ia tidak dapat berbuat banyak. Dan berharap masalah itu tidak berlarut-larut, sehingga menambah beban rakyatnya.”Kalau masyarakat berharap masalah ini segera dapat ditanggulangi dengan pihak-terkait,”ujarnya .(Sopian-CS)

 491 kali dilihat

Leave a Reply

Your email address will not be published.