Waspadai DBD, Warga Diimbau Jaga Kebersihan Lingkungan

JAWA TENGAH

Sragen, (LV)
Kendati masih dalam masa Covid-19, masyarakat diimbau untuk tidak lengah terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Terlebih, kalau memasuki musim hujan, banyak kubangan air yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes Aegypti.

Sertu Masruri Babinsa Desa Sambirembe Koramil 18/Kalijambe Kodim 0725/Sragen menyampaikan bahwa, terlepas adanya siklus atau tidak, waspada DBD harus menjadi perhatian masyarakat. Prinsipnya, saat musim hujan jangan biarkan ada air tergenang. Menurutnya, sekecil apa pun genangan itu harus segera dibersihkan agar tak menjadi sarang nyamuk bertelur.

Baca Juga:  Malampun Digunakan Satgas TMMD Untuk Jalin Keakraban Dengan Warga

“Kami menghimbau kepada masyarakat Desa Sambirembe yang memiliki anak kecil harus waspada DBD. Kita jaga lingkungan kita untuk memutus rantai penularan. Yaitu bila di suatu area terdapat kasus positif DBD serta ada tanda penularan setempat,” tutur Masruri.

Masruri meminta agar warga bisa terus menggiatkan kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekitar tempat tinggalnya melalui kerja bakti untuk membersihkan selokan-selokan atau sungai-sungai kecil di belakang rumah. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir nyamuk Aedes Aegypti untuk berkembang biak yang dapat dapat membawa virus DBD.

Baca Juga:  TMMD Reguler Brebes Menjawab Asa Warga Kedung Kandri Yang Selama Ini Terisolasi

(Agus Kemplu)

 20 kali dilihat