Apel Nusantara Bersatu di Mesuji Diikuti 1.500 Peserta

NASIONAL

Lampungvisual.com-Apel Nusantara Bersatu digelar secara serentak di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia berlangsung meriah hari ini. Tak terkecuali Apel Nusantara Bersatu untuk wilayah Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang yang dipusatkan di Lapangan Nusa Indah, Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Rabu (30/11/2016).

Apel yang diinisasi oleh Kodim 0426/Tulang Bawang ini bertujuan memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa dan dihadiri oleh setidaknya 1.500 peserta dari berbagai kalangan dan lintas instansi dengan memakai atribut ikat merah putih di kepala. Peserta yang terlibat dalam apel tersebut diantaranya jajaran Forkopimda Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Tulang Bawang, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pegawai Negeri Sipil, TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, ormas, pelajar, dan elemen masyarakat lainnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Disiplin Linmas di Kelurahan, Babinsa Koramil 04/Jebres Latih PBB

Dalam Apel Nusantara Bersatu yang mengambil tema “Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama, Bhinneka Tunggal Ika” ini, diisi dengan pembacaan puisi, orasi dari perwakilan pelajar dan tokoh masyarakat mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan pertunjukan kesenian kuda lumping, serta doa lintas agama.

Pelaksana Tugas Bupati Mesuji, Tias Nuziar juga menyampaikan orasinya di depan peserta apel. Dikatakannya bangsa Indonesia adalah bangsa besar dengan masyarakat yang majemuk dari berbagai latar belakang suku, agama, ras, dan lain-lain. Namun, memiliki dengan tekad dan tujuan yang sama dalam sebuah bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga:  Melalui TMMD Wujud Nyata Kemanunggalan TNI Dan Rakyat

Menanggapi beredarnya isu-isu provokatif dan fitnah yang berpotensi memecah belah bangsa akhir-akhir ini, Tias meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing.

“Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan yang telah kita bangun, serta saling menghormati dan menghargai perbedaan. Mari kita teguhkan niat dan tujuan kita sebagai sebuah bangsa yang majemuk, serta bersama-sama dengan tegas berani untuk berikrar bahwa NKRI adalah harga mati,” ujarnya. (Rilis Humas)

 606 kali dilihat

Leave a Reply

Your email address will not be published.