Dalam Kurun Waktu Dua Pekan Polres Lampura Berhasil Ungkap 20 Kasus Dengan 24 Tersangka

LAMPUNG UTARA

Lampung Utara, lampungvisual.com-

Upaya Polres Lampung Utara untuk memberantas peredaran Narkoba di Wilayah Hukumnya tidak bisa diragukan lagi. Dalam kurun waktu dua pekan berhasil menangani 20 kasus Narkoba dengan mengamankan pelaku sebanyak 24 orang baik sebagai pengedar maupun pemakai.

Hal itu dikatakan Kapolres Lampura AKBP Eka Mulyana, didampingi Waka Polres Kompol Yustam Dwi Heno, Kabag Ops Kompol Handak Prakasa Qalbi, Kasat Narkoba Iptu Andri Gustami, saat gelar Press Release di Mapolres setempat, Sabtu (28/7/2018)

Baca Juga:  Sopyan Bantah Pernyataan Ketua Gapoktan

Menurutnya, dari 24 tersangka yang berhasil diamankan diantaranya 14 pengedar dan 10 orang pengguna. Bahkan ada dua tersangka yang masih berstatus sebagai pelajar.

“Barang bukti yang diamankan dari para tersangka takni narkoba jenis sabu sebanyak 8.69 gram, ganja 82,71 gram, ekstasi 2 butir, uang tunai sekitar 847 ribu rupiah dan psikotropika 1 butir,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Kapolres, untuk kategori anak yang masih dibawah umur ada 2 orang, tetap dilanjutkan proses hukum dengan mengacu kepada undang-undang tahun 2012 tentang sistem peradilan anak.kompol yutam dwi eno

Baca Juga:  Bulan Mei, DPT Lampura Capai 444.404 Jiwa

“Untuk para pengedar akan dijerat dengan pasal 114 atau 112 no. 35 tahun 2009,  ancaman hukuman  minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun. Sedangkan, untuk pengguna diterapkan pasal 112 UU no. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal dan maksimal 12 tahun dan atau pasal 127 UU no. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun,” jelasnya.

Baca Juga:  Sejumlah Mahasiswa UMKO silaturahmi ke Balai Desa Negara Tulang Bawang

Ia menambahkan dalam memerangi peredaran narkoba tidak hanya dengan penindakan tapi ada tindakan preventif dengan melakukan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba disekolah, pemasangan banner dan lainnya.

”Jajarannya juga terus melakukan sosialisai melalui media penyiaran seperti radio yang kita miliki, radio bhayangkara. Setiap hari, kita sosialisasikan bahayanya narkoba bagi masyarakat khususnya generasi-generasi penerus bangsa,” Pungkasnya. (Andrian folta)

 2,123 kali dilihat

Leave a Reply

Your email address will not be published.