Isi Materi Wasbang Kepada OKP, Kasdim 0410/KBL : Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah !!

Isi Materi Wasbang Kepada OKP, Kasdim 0410/KBL : Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah !!
BANDAR LAMPUNG

Bandarlampung, (LV)

Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno pernah mengatakan bahwa “Bangsa Yang besar, adalah Bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya”.

“Untuk itu, jangan perna melupakan sejarah,” kata Kasdim 0410/KBL Letkol Inf Hendry Ginting saat mengisi materi wawasan kebangsaan (Wasbang) dalam kegiatan pelatihan kepemimpinan Organisasi kepemudaan (OKP) di hotel Kurnia 2 Bandar lampung, Kamis (24/11)

Sebagai generasi penerus bangsa, Kasdim mengatakan, kita harus bisa meneladani semangat dan nilai kepahlawanan dengan menjadikan pahlawan sebagai panutan.

Baca Juga:  Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia II Bagikan Takjil

“Bila kita mengingat sejarah pasti kita akan ingat tentang perjuangan pendahulu kita yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan bangsa,” ungkapnya

Lebih lanjut Kasdim memaparkan tentang bahaya ancaman external yang bisa saja terjadi di Negara ini. Seperti Invasi dari negara luar, terorisme, jaringan narkoba serta sabotase.

Menurutnya, dengan menanamkan nilai-nilai perjuangan serta kebersamaan kepada generasi penerus bangsa menjadi poin penting untuk mencegah terjadinya ancaman External.

Baca Juga:  IIB Darmajaya Tempatkan 12 Dosen Sebagai Anggota DKM 2022

Sementara Nuzmir, Ketua pelaksana pelatihan mengatakan, kegiatan ini digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, dengan mengikutsertakan sejumlah 40 orang peserta dari 15 kabupaten/kota se-provinsi Lampung.

“Pelatihan ini di ikuti oleh OKP se-provinsi lampung seperti karang taruna, KNPI, serta organisasi kepemudaan lainnya yang telah di bentuk oleh Kemenpora,” kata Nuzmir,

Nuzmir menerangkan, pelatihan ini bertujuan untuk membangun kebersamaan dan melatih diri sebagai pemimpin.

Baca Juga:  Pilih Kuliah dan Jurusan, Tentukan Karirmu Wahai Lulusan SMA Sederajat

Ia berharap dengan menghadirkan narasumber dari TNI, Kesbangpol dan Departemen Keagamaan setempat, peserta latihan mampu menyerap ilmu yang diberikan.

 52 kali dilihat