Kampung Kreatif, Ban Dalam Fuso Solusi Tepat Atasi Air

LAMPUNG TENGAH

Lampung Tengah, lampungvisual.com-

Tak ada rotan akar pun jadi, ini lah pepatah dan ide unik di sela banjir yang di sebabkan air Way Kalianda meluap di jalan Panggung Asri menuju kampung Mojopahit Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah, warga tak kehabisan akal, Sabtu, ( 24/2/2018).

Warga kedua Kampung Panggung Asri, yang ketiban berkah dengan meluapnya Way Kalianda akibat hujan deras beberapa hari ini, menyebabkan jalur penghubung dua kampung harus tersendat bagi pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat.

Bagaimana tidak saat orang bingung  ingin melintasi jalan yang tergenang derasnya air yang di sebabkan oleh hujan deras, mencari bagaimana caranya masyarakat kedua Kampung itu menyiapkan pertologan degan cara simpel dan mudah.

Baca Juga:  Mustafa , Keberagaman Budaya Di Lamteng Merupakan Daya Tarik

Ban dalam mobil Fuso, alat inilah yang digunakan oleh warga kedua kampung untuk menolong people yang igin melanjutkan perjalannya untuk menyebrangi luapan air sungai tersebut.

Di tambah degan selembar papan kayu lalu diikat dengan tali tambang, cukup untuk membantu puluhan orang berikut kendaran bermotornya menyebrang sampai ke daratan  yang tidak digenangi air.

Manda Ari (30) salah satu warga Kampung Panggug Asri yang memiliki ide dan gagasan untuk membuat alat yang bisa membantu masyakat yang igin meyebrang luapan air Way Kalianda.

Baca Juga:  Raja Skala Berak, Semoga Menjadi Akar Budaya Yang Terus Melestari

Cara ini yang ia buat untuk masyarakat yang igin meyeberangi luapan air yang disebabkan hujan deras kurang lebih 7 jam pada malam Jum’at kemaren.

“Awalnya kami kasihan karena banyak orang yang igin melanjutkan perjalannya harus terhenti dan tidak meneruskan perjalanannya, dikarenakan terhambat oleh dalamnya air yang menghadang di perjalanan mereka.”Ujar manda ari

kemudian mereka dengan cara sukarela untuk membeli ban dalam mobil yang di pergunakan sebagai  alat utama untuk membantu penyeberangan.

Baca Juga:  Bulan Ramadhan Mustafa Minta ASN Tidak Bermalas-malasan.

“Ya inilah salah satu cara ataupun upaya kami selaku masyakat setempat untuk saling membantu, orang ataupun saudara saudara kita yang igin meyebrang tanpa harus takut apa lagi harus pulang putar arah.”Ucap Manda Ari

Dan ia pun berharap, kepada pemerintah setempat, jika kedepan terjadi hal seperti ini,”harus lebih sigap dan mengupayakan pertolongan agar masyarakat merasa aman ataupun tidak khawatir jika harus melewati banjir,”Pungkasnya.

Penulis : Iswan

 1,827 kali dilihat

Leave a Reply

Your email address will not be published.