Kemensos RI Kunjungi Balita Penderita Hidrosefalus di Abung Timur

Kemensos RI Kunjungi Balita
LAMPUNG UTARA

Kemensos RI Kunjungi Balita Penderita Hidrosefalus di Abung Timur

Lampung Utara, (LV)-
Dikunjungi Kementerian Sosial Republik Indonesia, kini balita penderita Hidrosefalus di desa Papanrejo kecamatan Abung Timur kabupaten Lampung Utara, akhirnya bisa sedikit bernafas lega. Senin (22/08/2022).

Pasalnya Kemensos RI melalui Balai Wiyata Guna wilayah Bandung, pada hari Senin dua puluh dua Agustus dua ribu dua puluh dua telah hadir ditengah-tengah keluarga, untuk memberikan bantuan pengobatan kepada balita tersebut.

Kemensos RI Kunjungi Balita

Laila Sari pekerja sosial dari Balai Wiyata Guna wilayah Bandung, pada saat berkunjung di kediaman Erva Taqir, mengatakan pihaknya akan memberikan bantuan pengobatan hingga sembuh, serta akan menanggung segala kebutuhan keluarga semasa perawatan.

Baca Juga:  Bupati Lampura Audiensi Dengan Persatuan Paskibraka Indonesia Lampung Utara

Selain mendapat perhatian dari Kemensos RI, penderita Hidrosefalus yang diderita Erva Taqir, membuat rasa peduli dari sang kepala desa Papan Rejo Usmayadi. Kepala desa mengatakan dirinya akan berusaha memfasilitasi serta membantu pengobatan Erva.

Kemensos RI Kunjungi Balita Penderita Hidrosefalus

Atas kepedulian serta bantuan yang telah diberikan Kemensos RI maupun dari pihak pihak terkait terhadap warganya, Usmayadi mengaku senang dan mengucapkan terima kasih.

Baca Juga:  Anggota Komisi VI DPRD Lampura mendukung ┬áLomba Drum Band

Erva Taqir balita berusia sepuluh bulan ini merupakan buah hati dari pasangan suami istri Novita Rahadi dan Helda Liyani, penyakit yang diderita anak nya sudah berlangsung sejak ia masih berusia tiga bulan.

Menurut Helda Liyani orang tua Erva, gejala yang dialami Erva awalnya hanya sebatas hidung tersumbat atau flu biasa, namun seiring waktu hal tersebut makin parah sehingga dilakukan pengobatan di rumah sakit, dan diketahui ternyata anaknya menderita penyakit Hidrosefalus.
Mengetahui kondisi buah hati nya menderita penyakit, yang terbilang langka tersebut akhirnya pihak keluarga melakukan pengobatan, dengan cara dioperasi namun hingga kini belum ada hasil yang signifikan, Akibat benturan ekonomi kini Erva terpaksa harus berobat jalan mandiri.

Baca Juga:  Inspektorat Lampura Turunkan Tim Kroscek Rabat Beton di Desa Tulung balak

Atas bantuan bantuan yang diberikan oleh Kemensos RI, dan kepedulian kepala desa. Helda Liyani beserta suami Novita Rahadi mengucapkan terimakasih, mereka juga berharap semoga bantuan tersebut bisa memberikan kesembuhan terhadap Erva. (Andre)

Youtube:Lampungvisual.com

 225 kali dilihat

Tagged