Kesengsem Sinergi Pentaheliks+ Program Bina UMKM Merdeka APINDO Lampung

Kesengsem Sinergi Pentaheliks+ Program Bina UMKM Merdeka APINDO Lampung
Searah jarum jam: Ketua APINDO Sumatera Selatan Sumarjono Saragih, Kepala LLDikti Kemdikbudristek Wilayah II Prof Dr Iskhan Iskandar MSc, Ary Meizari Alfian (kiri atas), Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (kanan atas), Ketua Umum APINDO Dr Hariyadi Sukamdani (kanan bawah), Head of Corporate Communication Coca-Cola Europacific Partners Indonesia, Ardhina Zaiza (kiri bawah). | Kolase Grid Art/dok/Muzzamil
BANDAR LAMPUNG

Bandar Lampung, (LV) –
Bikin stalking mata terpicing penasaran, makin kesini, program kerja blended Bina UMKM Merdeka taja kolegial Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Lampung, buat banyak pihak kepincut.

Ikutan, minati program sinergi-kolaborasi pentaheliks plus berupa pendampingan kegiatan usaha ekonomi produktif pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) anggota stelsel aktif APINDO Lampung.

Oleh mahasiswa interdisipliner lintas bidang keilmuan asal perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS) mitra jejaring, peserta pemagangan kerja satu semester, setara ekuivalen 20 satuan kredit semester/SKS (sebagai satuan sistem penyelenggaraan pendidikan pengukur beban studi peserta pembelajaran/mahasiswa, beban kerja dosen, pengalaman belajar, dan beban penyelenggaraan program) mata kuliah.

Yang, berbasis pada silabus bahan ajar dan kurikulum tersusun mixed kreasi expertise mentor pendamping pra pemagangan kerja, merujuk implementasi kurikulum program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek).

Penyelia pengingat, satu SKS setara 170 menit per minggu per semester, alias 170 menit dikali 14 minggu total 2.380 menit setara 39,7 jam. Artinya 20 SKS setara 47.600 menit atau 794 jam pembelajaran. Kebayang, berapa ilmu ditransfer didapat.

Ada pun, program Bina UMKM Merdeka ini hasil dinamisasi program kerja tersusun DPP APINDO Lampung 2021-2026 pimpinan Ary Meizari Alfian didampingi ketua bidang UMKM-IKM, Yayan Sopian dan segenap pengurus, dengan jibaku lapangan sekurun proses kreatif penatalaksanaannya dalam sinergi kolaborasinya dengan jejaring mitra kerja strategis sejauh ini, per 25 Maret 2021.

Usai, hilir mudik sana sini kesana kemari, ditingkahi berkali-kali aneka rapat habiskan bercangkir-cangkir teh bergelas-gelas kopi, sedikit terganjal aral restriksi mobilitas fisik gegara usik pagebluk, usai setahun efektif berjalan, buah percaya hasil tak hianati usaha, masuki tahun kebangkitan ekonomi ini, program stimulus UMKM bergegas naik kelas ini ikut dilirik enthusiast non Lampung.

Terbaru, Ketua DPP APINDO Lampung Ary Meizari Alfian didampingi delegasi pengurus dan mitra jejaring, presentasikan sosialisasi program pada pengurus APINDO Sumatera Selatan, pimpinan perguruan tinggi, dan Forum CSR Sumatera Selatan di Palembang, pada Selasa (10/1/2023).

Disusul pertemuan Ary dan tim, serta Ketua DPP APINDO Sumatera Selatan, Sumarjono Saragih yang sehari-hari berkantor di Jl Brigjen Hasan Kasim, komplek Jaya Raya Garden Blok C/3, Palembang ini, dengan pihak Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II Kemdikbudristek, yang juga berkedudukan di kota empek-empek.

Dengan presentasi kurang lebih sama, antara lain dipaparkan Lilla Rahmawati, pengurus Bidang Litbang, Pendidikan, dan Pengembangan SDM APINDO Lampung, yang juga Kepala UPT Inkubasi Bisnis dan Teknologi (Inkubitek), Career Center, dan Alumni IIB Darmajaya, salah satu PTS bagian mitra jejaring APINDO Lampung, disana tim menjajaki pelbagai opsi kerja sama strategis penerapan UMKM Merdeka.

Kepala LLDikti Wilayah II Kemdikbudristek, berdasar Peraturan (saat masih) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 35/2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Layanan Dikti, menaungi wilayah kerja empat provinsi, yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu dan Bangka-Belitung, Prof. Dr. Iskhan Iskandar M.Sc, apresiatif.

Baca Juga:  Patroli Wilayah, Babinsa Edi Aryanto Bersama Satgas Covid 19 Imbau Warga di Lokasi Hajatan Patuhi Prokes

Menyebut program Bina UMKM Merdeka itu sebagai “inisiatif baik”, putra Jelabat, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, fisikawan pakar interaksi laut dan atmosfer, Guru Besar Ilmu Fisika Kelautan (Oceanography Physical) FMIPA Universitas Sriwijaya ini, siap dukung.

Hasilnya konkret, dirilis waktu dekat. Klaim Ary, penjajakan ini lebih didasari kesadaran kolektif betapa dahsyat kekuatan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional seperti teruji kembali resiliensinya kala landa dua krisis, kesehatan dan ekonomi sekaligus, era pandemi lewat.

Ary sekaligus menampik, sebut itu bukan aji mumpung. “Dengan melihat spirit sinergi pemerintah dan dunia usaha dunia industri, full energi keroyokan majukan UMKM biar makin banyak yang go digital go global naik kelas, indeks rasio kewirausahaan nasional naik, kami niatkan getok tularkan program ini ke provinsi lain di Sumatera. Dari Lampung untuk Sumatera dan Indonesia,” ujar Ary filosofis, didampingi sekretaris Dr Cand Yanuar Irawan, menjawab pers, Kamis.

Terkait deskripsi program lanjutan, Kabid UMKM-IKM APINDO Lampung Yayan Sopian yang juga adalah Corporate Area Regional Manager Western Indonesia PT Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia, dan Ketua BPC Perhimpunan Humas Indonesia (Perhumas) Lampung, merinci linimasa Bina UMKM Merdeka Batch 3 Semester I-2023.

“Rencana, dijalankan Februari-Juni 2023, didalamnya melibatkan sebanyak 150 unit UMKM-IKM hasil kurasi, asal Lampung dan Sumatera Selatan. Akan ada pelibatan 90 praktisi bisnis, profesional korporat selaku mentor, 18 perguruan tinggi, 750 mahasiswa berbagai latar keilmuan,” info Yayan.

Dia idem Ary, penjajakan APINDO Lampung ke LLDikti II Kemdikbudristek Palembang, demi mendorong tumbuh kembang UMKM-IKM di Sumatera, beri ruang mahasiswa peserta program magang MBKM belajar di laboratorium kerja nyata bersama UMKM.

Tak bisa sendiri kerjakan tugas besar itu, “Kita perlu hand in hand, wujudkan UMKM tangguh dan mahasiswa tumbuh untuk hari ini dan masa depan,” ujar kompak mereka.

Sebelumnya, Ary, Yayan juga tim, bertemu para pihak, jajaki rencana aksi kolaborasi fasilitasi dukungan sumberdaya mentoring program Bina UMKM Merdeka, di Gedung Alfian Husin, kompleks kampus biru IIB Darmajaya, Jl ZA Pagar Alam, Gedong Meneng, Bandarlampung, Senin (9/1/2023).

Hadir, Rektor IIB Darmajaya Dr Firmansyah Y. Alfian, Direktur MBKM IIB Darmajaya Dr Said Hasibuan, Ketua BPC Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA-Indonesia) Lampung Dr Alex Tribuana Sutanto, Fadlan (Yuk Bisnis Lampung), Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) Lampung Heri Andrian.

Dari hasil assesmen dan evaluasi, sebut Ary, pihaknya berkesimpulan, taja program Bina UMKM Merdeka relatif berhasil memainkan peran trigger baik secara konten mau pun konteks, sebagai kawah candradimuka mutualisme transfer keilmuan teoritis dan praktis, rallying point penaikan passing grade kelayakan skala dan kredit poin agregasi kapasitas kelembagaan usaha ekonomi produktif pelaku UMKM obyek pendampingan dan opsi tindak lanjut pasca program bagi mahasiswa pendamping dan UMKM bersangkutan. Dua driving force.

Baca Juga:  Biaya Haji 2023, CeDPPIS Desak Kemenag Sosialisasi Masif, Ubah Pola Komunikasi

Untuk kesekian kali, pengusaha properti dan industrialis pendidikan di Lampung ini mengingatkan, kini bukan lagi era kompetisi.

“Kini eranya sinergi-kolaborasi. Duplikasi, replikasi bukan tabu. Maju bersama sama-sama maju bersama itu yang harus digebu,” Ary, menggarisbawahi program Bina UMKM Merdeka sebagai laboratorium ejawantah kurikulum program MBKM di ranah praksis.

Dukung habis, Rektor IIB Darmajaya Dr Firmansyah Yunialfi Alfian, kebetulan dua periode Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) II-B Lampung, telah pula jalin MoU implementasi program Bina UMKM Merdeka ini dengan APINDO Lampung, menandaskan pentingnya aspek keluasan keterjangkauan program ini.

“Demi meningkatkan derajat perekonomian masyarakat, dan penerapan basis keilmuan mahasiswa ke UMKM obyek laboratorium. Terpenting program Bina UMKM Merdeka ini juga sejalan dengan kebijakan Mas Menteri (Mendikbudristek Nadiem Makarim) dalam program MBKM yang berikan kesempatan mahasiswa belajar luar kelas, 1 semester,” rilisnya, melugaskan pula kesiapan pihaknya terjunkan mahasiswa dalam implementasi program UMKM Merdeka etape berikutnya.

Teranyar, juga pekan ini, APINDO Lampung bakal kedatangan tamu, Ketua Bidang UMKM-IKM DPN APINDO, Ronald Walla.

Pengusaha nasional emiten rokok berbasis di Surabaya sejak 1994, Presdir Wismilak Inti Makmur penerus jejak Komisaris Utama Willy Walla, mendiang ayahnya yang wafat pada 23 September 2022 ini, dijadwalkan menghadiri silaturahmi bareng pengurus APINDO Lampung di satu destinasi, dan menarasumberi seminar kewirausahaan di kampus IIB Darmajaya, Jumat-Sabtu nanti.

Patut diketahui, secara portofolio, bagian pembumian spirit APINDO Baru sejak 2011 silam, tahun 2020 lalu Ketua Umum APINDO Dr Hariyadi Sukamdani telah meluncurkan divisi khusus, APINDO UMKM Akademi.

Sekaligus dalam baurannya dengan atensi khusus Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam kapasitasnya selaku ex officio Ketua Dewan Pembina DPP APINDO Lampung, agar APINDO Lampung menitikberatkan penatalaksanaan pemberdayaan dan pendampingan UMKM-IKM sebagai bagian lini fokus program kerja prioritas, seperti disampaikannya per dini sejak H-1 Musprov VII APINDO Lampung 25 Mei 2021.

Di Lampung, APINDO setempat mengancah program ini lewat Rumah Inovasi dan Kreatif UMKM-IKM APINDO Lampung, diresmikan pembukaan areanya, Jl Sultan Agung 83, eks SDI Pelangi, Sepangjaya Labuhanratu Bandarlampung, saat itu oleh Ketua Dewan Penasihat DPP APINDO Lampung (kini Menteri Perdagangan) Dr HC Zulkifli Hasan, pada 7 November 2021.

“Pendirian Rumah Inovasi dan Kreasi UMKM-IKM APINDO Lampung bertujuan menyediakan lapak atau etalase galeri produk UMKM-IKM APINDO Lampung, sebagai pusat engagement, pelayanan, pembinaan UMKM-IKM APINDO Lampung, menjadi laboratorium pengembangan UMKM-IKM melalui berbagai inovasi dan kreasi, menjadi working space bagi peserta kuliah program Merdeka Belajar Kampus Merdeka binaan APINDO Lampung,” pidato pengantar Ketua Bidang UMKM-IKM DPP APINDO Lampung, Yayan Sopian, saat itu.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Gulak Galik Ikuti Bedah Rumah di Desa Binaannya

Selain dipuji Menteri BUMN Erick Thohir saat dia pembicara kunci Diskusi dan Halal Bihalal APINDO Lampung, ditimpali pesan khusus agar kalangan akademisi dan dunia usaha dunia industri (DUDI) sinergis lakukan “pemetaan usaha yang akan hilang, usaha yang akan tumbuh”, cipta kondisi lapangan kerja baru yang banyak di masa depan, medio 10 Mei 2022.

Program Bina UMKM Merdeka APINDO Lampung juga diacungi jempol oleh pihak Kementerian Koperasi dan UKM, melalui Asisten Deputi Pengembangan Ekosistem Bisnis pada Deputi Bidang Kewirausahaan, Kementerian Koperasi dan UKM, Irwansyah Panjaitan, saat momen Penandatanganan MoU Implementasi Program Magang UMKM Merdeka, antara DPP APINDO Lampung dengan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dan APTISI Lampung, 10 Oktober 2022.

Menyusul, nyaris tiga pekan kemudian, liuk taja program gratis bagi UMKM peminat pendaftar hanya dengan syarat masuk jadi anggota APINDO Lampung ini digaungkan pula langsung oleh Ketua Umum APINDO Dr Hariyadi BS Sukamdani, dalam pidatonya di pembukaan pameran dagang dan ekonomi bisnis, dan eksibisi produk unggulan daerah terbesar terlengkap di Lampung, Lampung Fair (LF) 2022 dimana APINDO Lampung dipercayai oleh Pemprov Lampung selaku penyelenggara, dengan 80 persen peserta stan pelaku UMKM, 29 Oktober 2022 lalu.

Tak lupa Head of Corporate Communication Coca-Cola Europacific Partners Indonesia, Ardhina Zaiza, dalam sambutan virtualnyi pada helat Apresiasi Bina UMKM Merdeka taja CCEP Indonesia bareng DPP APINDO Lampung di Poolside Sheraton Lampung Hotel, Bandarlampung, 14 Desember 2022.

Dimana CCEP Indonesia berkesempatan menyerahkan piagam penghargaan dan uang pembinaan bagi UMKM Unggulan, Mahasiswa Pendamping Tangguh, Mentor Favorit, dan 1 UMKM Disabilitas Binaan atas upayanya menjalankan program Bina UMKM Merdeka.

Dengan nada bangga, Ardhina apresiatif, menyebut pihaknya juga memiliki peran untuk bisa ikut mendorong pertumbuhan UMKM dan membina lahirnya para calon pemimpin usaha dari kalangan anak muda sebagai motor penggerak ekonomi.

“Kami ingin tumbuh bersama persiapkan generasi muda membangun optimisme, melihat peluang berani mencoba dan menjalankan proses pembelajaran meraih sukses yang lebih baik untuk hari ini dan masa depan,” ujar perempuan berparas ayu, Head of Corporate Communication PT CCEP Indonesia sejak April 2021 itu.

Tulen sudah, visi misi tujuan, berikut rumah kancah APINDO Lampung -bukan rumah kaca, dan laboratorium episentrum proses ejawantahnya, pun dipayungteduhi UU 20/2008 tentang UMKM, Perppu 2/2022 tentang Perubahan UU 11/2020 tentang Cipta Kerja, PP 17/2013 tentang Pelaksanaan UU 20/2008, PP 7/2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM, serta beleid pengatur lainnya, bagi segenap upaya pemajuan UMKM. Ini.

Betul kata Mat Ciyus, jika niatan dijalankan tulus bin serius, hasilnya pun mangkus. Bina UMKM Merdeka, bungkus!

[red/Muzzamil]

 51 kali dilihat

Tagged