Percepat Transisi Energi, PLN Gandeng Mitsubishi Uji Coba Co-firing Amonia dan Hidrogen pada Pembangkit Listrik

Percepat Transisi Energi, PLN Gandeng Mitsubishi Uji Coba Co-firing Amonia dan Hidrogen pada Pembangkit Listrik
HOME

Nusa Dua, 2 November 2022 – PT PLN (Persero) menggandeng Mitsubishi Heavy Industries (MHI) untuk melakukan uji coba pemanfaatan amonia sebagai bahan bakar pengganti batu bara ( co-firing) di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan pemanfaatan hidrogen sebagai pengganti natural gas (co-firing) di pembangkit listrik tenaga uap dan gas (PLTGU) yang dikelola PLN Grup.

Kerja sama ini ditandai dengan Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN dan MHI pada sela acara Energy Transition Day di Nusa Dua, Bali, Selasa (1/11).

“Kolaborasi ini dilakukan untuk mendukung upaya pemerintah mempercepat transisi energi di Indonesia dengan meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT) dan menekan emisi karbon di sektor kelistrikan,” ujar Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Wiluyo Kusdwiharto.

Baca Juga:  Progres Sasaran Fisik TMMD Kodim Kendal Membanggakan

Wiluyo menjelaskan, melalui kesepakatan ini PLN dan MHI akan melakukan studi kelayakan bersama ( joint feasibility study) High Ratio Biomass Co-firing Scale Up untuk PLTU Suralaya unit 1-4, Co-firing Amonia (NH3) untuk PLTU Suralaya unit 5-7 dan Co-firing Hidrogen (H2) untuk armada M701F di Tanjung Priok yang dikelola oleh PT PLN Indonesia Power, subholding PLN di bidang pembangkitan.

Dengan adanya kerja sama ini diharapkan akan ada kajian mendalam terkait peningkatan co-firing biomassa dan implementasi cofiring ammonia untuk PLTU serta co-firing hidrogen untuk turbin gas M701F yang dikelola PLN Indonesia Power. Selanjutnya, PLN Indonesia Power akan memberikan akses informasi terkait unit yang dijadikan object study (PLTU Suralaya dan PLTGU Priok) dan MHI akan mendukung dalam studi kelayakan teknis dan keeekonomian implementasinya.

Baca Juga:  Tempati Kantor Baru, Bappeda Mesuji Gelar Syukuran

“Untuk pelaksanaan potensi kerja sama dalam studi kelayakan ini, selanjutnya akan dibahas serta disepakati dalam bentuk perjanjian terpisah atau nota kesepahaman tentang kondisi rinci lebih lanjut,” jelasnya.

Dia pun menyebut hal ini akan menjadi babak baru dalam pemanfaatan beragam sumber energi dalam pembangkitan PLN. Bila ini berhasil, maka akan berdampak signifikan terhadap pengurangan emisi karbon dari PLTU yang dimiliki PLN.

Baca Juga:  Ribuan Masyarakat Lampura Antusias Semarakan Pergantian Tahun

“Kami ucapkan terima kasih kepada Mitsubishi atas dukungannya kepada PLN dalam upaya mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan bersih ini,” pungkas Wiluyo.

Sumber: Narahubung
Gregorius Adi Trianto
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN
Tlp. 021 7261122
Facs. 021 7227059

 77 kali dilihat