Press Conference TAF #6: Makna dari Self And Space

TULANG BAWANG BARAT

Tulang Bawang Barat (LV) –

Lakukan conference press menjelang penyelenggaraan Tubaba Art Festival (TAF) ke-#6, Direktur Sekolah Seni Tubaba Semi Ikra Anggara jelaskan makna dari tema “Self and Space.

Dari keterangan Semi, Self and Space (Diri dan Ruang) dapat diartikan sebagai cara mengenalkan Tubaba secara hubungan makhluk hidup terhadap sekitar dengan demokratis.

Self and Space, hubungan diri di dalam hal ini adalah Tubaba, Manusia dan ruang terbuka, secara demokratis dengan setiap orang bisa berinteraksi. Kita membayangkan Tubaba sebagai ruang demokratis, ruang yang produktif bagi semua penghuninya,” ujarnya di Cafe kota Budaya Uluan Nugrik, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kamis (03/11/2022).

Baca Juga:  Peringatan Wafat Isa Al-Masih, Umat Kristiani Melaksanakan Ibadah Jumat Agung di Rumah

Menurut Semi, (kami) Sekolah seni Tubaba memandang ruang tidak semata sebagai bentuk materil atau objek. ” ruang adalah sesuatu yang terus bergerak, yang terus mempengaruhi subjek dan si subjek (Manusia) juga mempengaruhi ruang. Jadi ruang adalah dinamis tidak boleh di dominasi oleh kekuatan tertentu,” jelasnya.

Selain itu, Festival Art Tubaba (TAF) Self and Space ini diproyeksikan dapat terwujud secara trilogis dimana Terrace of Awareness (Teras Kesadaran) akan menjadikan rangkaian pertama perkenalan akulturasi terhadap persoalan hubungan antara seseorang dan hunian yang saling membentuk dan dibentuk.

Baca Juga:  Kapolda Cek Pembangunan Kantor Baru Polres Tulang Bawang Barat

” Teras kesadaran adalah upaya Tubaba untuk memperkenalkan segala kesenian yang telah diracik dan dimasak hampir sepanjang tahun di dalam “Rumah Tubaba”. Untuk kemudian disajikan kepada para warga dan tamu festival, yang terbagi menjadi tiga menu utama, pertunjukan, pameran/ pemutaran film dan lokakarya,” pungkas Semi yang menginformasikan diri akan mengakhiri masa jabatan agar diteruskan oleh orang Tubaba.

Untuk diketahui, Festival TAF #6 digelar oleh Sekolah Seni Tubaba menggunakan anggaran sebesar 400 Juta dari dana hibah dan akan dilaksanakan pada 4-6 November 2022, tersebar di berbagai venue yakni, Kota Budaya Uluan Nughik, Tiyuh-tiyuh, Studio Tanoh Nughik, Bioskop Bekas Sinar Jaya, Sesat Agung Bumi Gayo Ragem Sai Mangi Wawai dan Pasar Pulung Kencana. (R/YP)

 138 kali dilihat

Tagged