Sekda Lampura Respon Keluhan Pedagang Pasar Sentral

LAMPUNG UTARA

Lampungvisual.com-Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Drs. Samsir, MM., didampingi Asisten II dan Asisten III,dan Kepala Dinas Perdagangan, H. Syahruddin Putra, S.Sos, MM., SKPD menghadiri rapat dengan pedagang pasar Sentral Kotabumi terkait atas kenaikan Tarif Retribusi Pasar,  dengan adanya keluhan Masyarakat tersebut, Bupati Lampung Utara memerintahkan Sekretaris Daerah dan SKPD terkait untuk meninjau langsung kelapangan dan mengadakan di Alog terbuka bersama para pedagang pasar. Dalam kesempatan tersebut, para pedagang pasar mengeluhkan tingginya Tarif Retribusi atau Salar Pasar yang mencapai Rp. 4500 per pedagang. Peraturan Daerah (PERDA) yang baru saja dilaksanakan dua Pekan ini terdapat banyak keluhan dari beberapa Pedagang, baik Pedagang los Pasar, Pedagang Kaki Lima maupun Pedagang hamparan, yang kebanyakan dari mereka belum mengerti alasan Tarif Retribusi Pasar itu dinaikkan.

Baca Juga:  Pemdes Banjarwangi Gelar Rapat Evaluasi Bantuan RTLH

SEKDA  yang turun langsung ke Lapangan menjelaskan alasan tentang kenaikan tarif Retribusi pasar Sentral Kotabumi tersebut, “Yaitu salah satunya untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan yang sudah dinikmati baik pedagang maupun pembeli pasar “ Ungkap Samsir., Para pedagang mengharapkan adanya penurunan tarif retribusi dari Pemerintah Daerah, untuk pedagang kaki lima Rp. 3000 dan pedagang los Rp. 3500. Tetapi harapan para pedagang belum dapat dilaksanakan karena dasar hukumnya belum ada. Untuk itu, Pemerintah akan menindak lanjut keinginan pedagang agar dapat memenuhi harapan dengan segera menerbitkan Peraturan Bupati (PerBup) tentang Retribusi pasar.

Baca Juga:  Kapolres Lampura Sosialisasi Permasalaham Pembakaran Lahan

Bupati Lampung Utara, yang diwakili Sekda Kabupaten Lampung Utara terus berupaya menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat khususnya pedagang, dan akan terus mengupayakan semua harapan pedagang demi kesejahteraan para pedagang yang ada di Kabupaten Lampung Utara.(Red/ Humas)

 829 kali dilihat

Leave a Reply

Your email address will not be published.