UMKM Tubaba Butuh Sentuhan Modal

UMKM Tubaba Butuh Sentuhan Modal
TULANG BAWANG BARAT

Lampungvisual.com-Perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) terhadap usaha mikro dan kecil (UMKM) perlu ditingkatkan. Dari sekian ratus kabupaten/kota se-Indonesia, baru beberapa pemkab/pemkot, yang memperhatikan nasib UMK.secara maksimal, salah satunya adalah kabupaten Tubaba.

Wajar jika pemkab Tubaba perhatian terhadap keberadaan UMKM, karena usaha mikro dan kecil ini merupakan program bersama antara Kemenkop dan UKKM, Kemendag serta Kemendagri.

Seperti halnya Kanian (45) warga Tiyuh Candra Jaya Kecamatan Tulang Bawang Tengah ini, dirinya  memiliki usaha yakni ketrampilan yang bahan bakunya berasal dari bambu. Seperti kursi, ayunan,saung, serta peralatan rumah tangga lainnya.

Baca Juga:  Dua Periode Mengabdi, Politisi Hanura Tubaba Roni Setia Pancang 'Pancasila Abadi!'

Saat lampungvisual.com melalui program liputan lintas desa menyambangi kediamannya dirinya menuturkan saat ini permintaan pasar sangat banyak. Namun belum bisa memenuhi permintaan pelanggan karena minimnya modal produksi.

Karena itu, dirinya minta repson pemerintah daerah terkait UMKM karena untuk mendorong keberhasilan dan percepatan produksi..

“ Saya akan mengusulkan kepada pemkab agar perbankan memprioritaskan akses pembiayaan kepada UMKM dan saya akan mengurus legalitasnya dulu yaitu legalitas izin UMKM.

Baca Juga:  Segenap Jajaran Lampung Visual Mengucap Selamat Menempuh Hidup Baru

“Saya sangat kewalahan mas karena permintaan sangat banyak, dan kami terkendala minimnya modal produksi”ujarnya.Saat ditanya berapa harga perabotan yang ia buat yakni harga 1 set kursi Rp.1.500.000-Rp.3.500.000.

“Saya akan mengusulkan kepada pemkab agar perbankan memprioritaskan akses pembiayaan kepada UMKM dan saya akan mengurus legalitasnya dulu yaitu legalitas izin UMKM.

Pantuan lampungvisual.com masih rendahnya usaha mikro kecil dan menengah yang mengurus izin usaha diharapkan kepada diskoperindag untuk turun langsung agar mereka para pengusaha memiliki izin UMKM. (Anton.AN)

 945 kali dilihat

Leave a Reply

Your email address will not be published.