Singkong Anjlok, Daryanto Sulap Lidi Bernilai Rupiah

Singkong Anjlok, Daryanto Sulap Lidi Bernilai Rupiah
Singkong Anjlok, Daryanto Sulap Lidi Bernilai Rupiah
LINTAS DESA OPINI DAN PUISI PERISTIWA TULANG BAWANG BARAT

Tulang Bawang Barat, Lampungvisual.com-Ada gula ada semut begitu juga ada ketrampilan pasti menghasilkan uang. Ungkapan ini pantas untuk masyarakat kreatif dan inovatif. Daryanto adalah warga Tiyuh Bangun Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat itu, di tengah himpitan ekonomi sepeti sekarang ini dirinya termasuk cerdas.

Pria yang Sehari-hari berprofesi sebagai petani karet dan singkong terpaksa alihprofesi mencoba memanfaatkan batang lidi dan rumput gelagah yang biasanya hanya di jadikan pakan ternak di sulap menjadi sapu yang bernilai rupiah.

Baca Juga:  Putaran Waktu menjadi momen yang menyedihkan Warga Penumangan Baru

Dengan dibantu 2 karyawan dalam sehari mampu membuat sapu lidi dan gelegah 70-100 sapu lidi  yang di jual ke warung  terdekat dengan harga Rp. 7000

Dalam keseharian bapak satu anak ini setiap paginya bekerja sebagai penderes karet, seteleh pulang baru membuat sapu dan malamnya harus disibukkan kegiatan lain melatih pencak silat PSHT.

Daryanto merupakan pria yang pantang menyerah dan tergolong kreatif, terbukti dengan kondisi yang ada saat ini sebagai suami harus menghidupi seorang istri dan seorang anak. Dengan dibantu sang istri untuk menopang perekonomian keluarga, yang saat ini bekerja di Jakarta,  Daryanto melangkah dengan pasti meskipun dalam kondisi yang semakin sulit perekonomian saat ini.

Baca Juga:  Polres Lampung Utara amankan dua oknum anggota Polri

Daryanto, berharap dengan Pemerintah Khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat bisa memberikan solusi bila kondisi rakyat petani singkong dan karet, nyaris lumpuh ekonomi seperti saat ini.”Saya mewakili Kawan-kawan sangat meharapkan keperdulian Pemerintah Daerah dan DPRD Tulang Bawang Barat untuk bisa mencari pencerahah dalam mengantisipasi kemiskinan yang kian hari semakin menghimpit nasib rakyat.” Ungkapnya sembari menganyam sapu.(AGB)

 728 kali dilihat

Leave a Reply

Your email address will not be published.