Ujang Mengais Rezeki Lewat Aroma Asap

Ujang Mengais Rezeki Lewat Aroma Asap
ADVERTORIAL

Lampungvisual.com-Dimusim penghujan Penjual sate yang sedang mengipas Daging-daging untuk dibeli calon konsumennya tampak bersemangat meladeni pesanan. Penjual yang berada ┬ádi persimpangan jalan masuk (Gang Otong) Desa Kembang Tanjung, Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara, Lampung, adalah penduduk lokal setempat yang sudah berjualan sejak tahun 1994. Jum’at (07/10/16).

Ujang, pria paruh baya yang didampingi istrinya Yani (30) berjualan sate setiap hari, dahulunya belajar membuat sate di Surabaya selama satu tahun, dengan tekad yang kuat, untuk memenuhi kebutuhan keluarganya Ujang memilih berdagang sate karena tidak memiliki pekerjaan lain, meskipun dulunya pernah menjadi kuli sembako, dirinya merasa kurang cocok. Ujang yang mendapatkan bantuan modal dari peninggalan keluarganya dan sedikit bantuan dari mertua memutuskan berjualan sate dengan menyewa lahan berukuran 6×6 dibangunlah tenda untuk berjualan. ” Saya lebih memilih berjualan sate ini karena sebelumnya sudah pernah mencoba menjadi kuli sembako disebuah gudang, tetapi hasilnya tidak mencukupi kebutuhan keluarga.” ujar Ujang.

Baca Juga:  Jalan Desa Alam Jaya, Luput Dari Perhatian

Ujang berharap agar ada perhatian dari pemerintah daerah khususnya untuk para penjual sate yang ada di Kotabumi. ” Kalo memang ada dan bisa pemerintah daerah menyalurkan dana pinjaman melalui instansi terkait untuk modal tambahan, tapi dengan bunga yang ringan.” tegas Ujang.

Adapun menu unggulan dari warung Ujang yaitu Sate Kambing dan Sate Ayam ditambah menu pelengkap lainnya Sop Ayam menjadi perpaduan makanan yang nikmat untuk disantap. Dalam sekali penjualan tiap hari Ujang menghabiskan 7 ekor ayam dan 2 Kilo daging kambing sebagai bahan dasar. Ujang menambahkan warungnya buka mulai pukul 17.00 – 23.00 WIB dengan nilai omset mencapai 1 juta apabila kondisi ramai, sedangkan dimusim penghujan seperti saat ini cenderung sepi sehingga omset yang didapat menurun menjadi 800 ribu.(Basri Subur)

 528 kali dilihat

Leave a Reply

Your email address will not be published.